Pengacara Zaskia Minta Host Dahsyat Juga Dihukum
Minggu, 20 Maret 2016 | 11:01 WIB
Jakarta - Pedangdut Zaskia Gotik kini tengah galau saat kasus dugaan pelecehaan terhadap lambang negara, Pancasila yang dilakukan dalam acara Dahsyat di RCTI masih menjadi headline di berbagai media. Terlebih pelantun tembang 'Satu Jam Saja' itu kini dilanda depresi karena kasusnya sampai ke jalur hukum.
Kuasa hukum Zaskia, Sunan Kalijaga menilai pihak tim produksi acara musik dan juga host acara tersebut seharusnya ikut diseret ke pengadilan lantaran menyebabkan kasus ini terjadi. "Seharusnya tim produksi, creative dan host ikut kena. Kejadian ini terjadi karena adanya acara itu. Kalaupun mereka diperiksa juga ya kita lihat bagaimana kesaksian mereka. Kalau ternyata lepas tangan dan mengada-ada dan memberikan kesaksian palsu yang memberatkan klien kami, ya kami akan proses secara hukum," ungkap Sunan Kalijaga, Minggu (20/3).
Ditambahkan Sunan, bila acara tersebut disiarkan secara langsung, tim produksi harus memberikan briefing khusus guna menghindari kejadian yang terjadi pada Zaskia. "Ini satu catatan bahwa saat live, Zaskia tidak di-briefing, sehingga dia gak tahu tema dan pertanyaannya apa. Zaskia yang tak berpendidikan tinggi, enggak tahu jawabaannya, jadi ketika menjawab dia tulis yang dia tahu dan yang ada dalam kepalanya saja. Tapi Zaskia enggak pernah punya niat menghina lambang negara," lanjut Sunan.
Sebuah fakta mengejutkan juga diungkapkan tim kuasa hukum terkait kasus Zaskia bahwa kliennya yang hanya tamatan Sekolah Dasar (SD) tidak hapal Pancasila. "Saya sempat nanya langsung sama Zaskia tentang hal itu, dia bilang dia memang benar-benar gak tahu dan gak hapal Pancasila, apakah tahu lambang di Pancasila, dia jawab enggak tahu. Seharusnya jangan langsung mengajukan tindakan hukum tapi minimal diingatkan dan disomasi, terus dibina dan diperbaiki biar jadi pintar, bukan malah dilaporkan ke polisi," tandas Sunan.
Sunan sendiri mengatakan bahwa gara-gara kasus ini Zaskia kini depresi lantaran takut dipenjara. "Dia lagi enggak enak badan dan dilanda depresi berat. Dia takut berhubungan dengan hukum. Dia sempat bilang bahwa dia takut di penjara. Makanya dia minta maaf dan minta ampun atas kesalahan yang diperbuatnya. Dan berharap dimaafkan dan kasusnya berakhir secara damai," tutup Sunan Kalijaga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




