Diisukan Bakal Kena Reshuffle, Jonan Sebut Ngawur

Senin, 11 April 2016 | 19:29 WIB
HS
WP
Penulis: Hotman Siregar | Editor: WBP
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta- Menteri Perhubungan Ignasius Jonan membantah isu yang mengatakan bahwa dirinya memenuhi pemanggilan Presiden Joko Widodo ke Istana Bogor, Kamis (11/4) malam lalu. Ia mengaku saat itu dia tengah berada di kantornya hingga pukul 24.00 malam.

Hal tersebut diungkapkannya saat menanggapi isu tentang kehadirannya ke Istana Bogor. "Kemarin kapan? Enggak tahu undangannya enggak nyampai kali. Saya enggak merasa dipanggil. Saya di kantor sampai jam 12," ungkap dia di gedung DPR RI Jakarta, Senin (11/4).

Jonan mengatakan bahwa pemberitaan media tentang dirinya yang dipanggil Presiden bersama dua menteri lainnya yakni Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy chrisnandi dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Djafar adalah pemberitaan yang ngawur.

Kekika ditanya apakah dirinya siap jika di-reshuffle (rombak) dia berpendapat, hal itu akan dijawab jika presiden langsung yang menanyakan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan mendadak memanggil tiga menterinya ke Istana Bogor Jawa Barat, Kamis (7/4), malam. Tiga menteri yang dikabarkan dipanggil itu adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal/Transmigrasi Marwan Jafar.

Kabar pemanggilan itu dibenarkan Jokowi usai membuka Muktamar ke VIII PPP di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (8/4). "Yah biasa, tiap hari dipanggil, hari Minggu dipanggil, hari Sabtu dipanggil yah biasa. Tengah malam kita panggil juga biasa," kata Jokowi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon