PLN Sementara Hentikan Operasi PLTG Arun

Selasa, 10 Mei 2016 | 16:57 WIB
RP
YD
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: YUD
Ilustrasi pemadaman listrik
Ilustrasi pemadaman listrik (Istimewa)

Jakarta - PT PLN (persero) terpaksa menghentikan operasi pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Arun lantaran terhentinya pasokan gas. Hal ini menjadikan daya pasok listrik untuk Aceh berkurang sehingga PLN terpaksa menjalankan pengaturan beban dengan cara melakukan pemadaman bergilir di wilayah Aceh.

Manajer Senior Public Relations PLN Agung Murdifi mengatakan beban puncak pemakaian listrik di Aceh saat ini mencapai 337 megawatt (MW). Adapun pasokan kebutuhan listriknya berasal dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Nagan Raya sebesar 56,2 MW, kemudian dari pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Leung Bata sebesar 20 MW, dan pasokan dari sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara sebesar 162 MW. Sehingga total pasokan listriknya mencapai 224. Namun dengan berhentinya PLTMG Arun, Aceh masih kekurangan daya sebesar 105 MW.

"Kami mohon maaf kepada para pelanggan PLN atas penghentian sementara pasokan listrik di sebagian wilayah Aceh," kata Agung dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (10/5).

Agung menuturkan PLTMG mendapatkan pasokan gas dari fasilitas regasifikasi milik Pertamina di Arun. Terhentinya pasokan gas Pertamina ke PLTMG Arun dikarenakan adanya gangguan hose fuel pada mesin milik PAG Arun sejak 8 Mei kemarin pukul 22.00 WIB. Informasi yang diperoleh dari PAG, perbaikan instalasi gas sedang dikerjakan.

"Kami berharap semoga perbaikan instalasi gas punya Pertamina bisa selesai secepatnya dan PLTMG Arun bisa operasi normal kembali," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon