Etape 3 Tour de Flores Dilepas Menteri Perindustrian

Sabtu, 21 Mei 2016 | 08:27 WIB
AM
JS
Penulis: Alexander Madji | Editor: JAS
Para pembalap dari Kinan Cycling Team beristirahat sejenak seusai pemanasan sebelum start etape ketiga Ende-Bajawa dalam kejuaraan balap sepeda Tour de Flores, Sabtu, 21 Mei 2016.
Para pembalap dari Kinan Cycling Team beristirahat sejenak seusai pemanasan sebelum start etape ketiga Ende-Bajawa dalam kejuaraan balap sepeda Tour de Flores, Sabtu, 21 Mei 2016. (Suara Pembaruan/Alexander Madji)

Ende - Etape ketiga Tour de Flores (TdF) dengan rute Ende-Bajawa sejauh 123,3 kilometer dilepas Menteri Perindustrian Saleh Husin di Kantor Bupati Ende, Jalan Eltari, Ende, Sabtu (21/5) Wita. Para pembalap sudah berdatangan ke titik start untuk melakukan signing on board.

Pembalap dari Kenya Riders Downunder, Christie Jason yang sempat terjatuh pada etape kedua Maumere-Ende juga terlihat kembali mengayuh sepedanya menuju titik start untuk signing on board. Jason adalah juara etape pertama Larantuka-Maumere Kamis (29/5) lalu. Meski terjatuh, Jason tetap mencapai finis pada etape kedua, meski bukan lagi sebagai juara.

Sementara itu, warga sudah memenuhi halaman Kantor Bupati Ende. Sepanjang jalan di depan kantor bupati terlihat penuh dengan warga. Mereka ingin menyaksikan para pembalap yang ingin "menaklukkan" Pulau Flores pada TdF ini.

Mereka juga sangat antusias menyaksikan lomba balap ini. Marsela Selviana, misalnya, datang ke kantor bupati sambil menggendong anaknya untuk melihat TdF ini. Menurutnya, warga sangat terhibur dengan kegiatan ini.

"Senang. Ini hiburan untuk rakyat. Jarang ada kegiatan seperti ini. Selain itu, bisa promosi wisata di wilayah ini. Karena itu, saya berharap kegiatan ini berlangsung setiap tahun," ujarnya kepada Suara Pembaruan, Sabtu (21/5) pagi.

Seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Ende, Diky Woda juga mengungkapkan hal yang sama. "Ini cukup menghibur. Secara keseluruhan, Ende ini haus hiburan. Kegiatan seperti ini sangat menghibur," ujarnya.

Lebih lanjut ia menilai, kegiatan ini sangat bagus karena bisa menunjang potensi alam di sini. Dengan promosi seperti ini tempat-tempat wisata di Flores menjadi terkenal, bahkan hingga ke negara-negara lain.

"Sekarang objek-objek wisata kita sudah dikenal hingga ke luar negeri. Di sini ada Kelimutu dan di Labuan Bajo ada komodo," ujarnya.

Selain itu ia berharap, TdF ini bisa memotivasi kaum muda di wilayah ini terutama mereka yang berminat pada cabang balap sepeda untuk mengembangkan bakatnya dengan lebih baik 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon