TNI Minta Kominfo Tutup Akun Palsu
Rabu, 8 Juni 2016 | 23:27 WIB
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk menutup akun-akun palsu yang ada di Sosial Media (Sosmed). Akun-akun tersebut, dinilai merugikan pemilik atau institusi yang digunakan oleh pelaku dalam menjalankan aksinya.
"Ada akun Facebook, Twitter dan lainnya milik Panglima yang ternyata palsu. Kami telah memingirim surat untuk ditutup," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Tatang Sulaiman di Jakarta, Rabu (7/6).
Pekan lalu, akun Facebook anggota TNI, Lettu Kav Rhendy Jaury, dibajak pihak tak dikenal. Akun milik Rhendy digunakan untuk menyebarkan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.
Tatang mengaku, pihak TNI merasa dirugikan atas pembajakan tersebut. Pembajakan itu, kata dia, dinilai telah merusak citra TNI.
"Konten elektronik yang diunggah akun-akun palsu itu kebanyakan bermuatan fitnah, SARA dan penghinaan," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




