DKI Bakal Tetap Swakelola TPST Bantargebang
Kamis, 23 Juni 2016 | 12:46 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama bersikukuh tetap akan melakukan swakelola TPST Bantargebang mengingat lahan yang digunakan untuk TPST tersebut merupakan lahan milik DKI. Pihaknya sudah sangat kesal terhadap ulah PT Godang Tua Jaya (GTJ) yang tidak mengindahkan perjanjian, diantaranya mengabaikan pembangunan teknologi Intermediate Treatment Facilities (ITF) dengan teknologi incenerator yang seharusnya dilakukan untuk mengolah sampah.
"Kita juga bisa curiga dong, ada apa dengan Pemda DKI dulu yang tidak pernah mau bangun incenerator? Lalu digagalkan. Nah terus waktu belum mau putus ambil alih, kok kamu (GTJ) terima saja tuh? Kalau mau ikutin kontrak ya (DKI) jangan dibayar dong, kamu (GTJ) jangan olah," ujar Basuki di Balai Kota, Kamis (23/6).
Ia mengatakan, PT GTJ sudah menjanjikan membangun mesin incenerator sebagai teknologi pengolahan sampah tetapi hingga saat ini tidak dibangun. Sementara DKI terus membayar mereka untuk bisa mengolah sampah dengan baik, nyatanya sampah malah tertumpuk tanpa diolah.
Bahkan dalam setahun mereka membuat dua buah anak perusahaan yang tanpa diketahui oleh DKI, sedangkan DKI masih terus membayar mereka hingga Rp 400 miliar.
"Terus kami mau ambil balik dong, kamu mau nahan kami tidak boleh masuk, memangnya itu tanah siapa? Makanya kalau menolak swakelola, haknya apa Anda menolak?" tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




