Malaysia Tolak Gelar Balapan F1 Malam Hari
Jumat, 16 Maret 2012 | 21:43 WIB
Selain alasan keamanan dan masalah biaya yang jadi alasan, pimpinan Sirkuit Sepang juga tak mau begitu saja setuju dengan balapan malam ketika kebanyakan sirkuit lain tak melakukannya.
Pihak sirkuit untuk gelaran balap Formula 1 (F1) Malaysian Grand Prix (GP), Jumat (16/3), menegaskan bahwa mereka tidak akan menggelar balapan pada malam hari, seperti yang sudah dilakukan Singapura, dengan alasan keamanan dan masalah biaya.
Sebelumnya, panitia penyelenggara di Sirkuit Sepang disebut sempat menyampaikan ketertarikan mereka untuk menggelar balapan di malam hari, yang antara lain ditujukan untuk mengakomodir penonton yang merasa tak kuat dengan temperatur tinggi siang hari di negeri itu.
"Saya tidak akan mendukung balapan malam hari F1," ungkap Razlan Razali, Chief Executive Sepang International Circuit, kepada wartawan, di sela-sela acara pembukaan penjualan tiket untuk gelaran yang bakal berlangsung pada 25 Maret itu. "Sirkuit Sepang tidak didesain untuk balapan malam," tambahnya.
Sebelumnya pula, bos F1, Bernie Ecclestone menyatakan bahwa dirinya berniat untuk menggelar semua seri balapan di kawasan Asia dan sekitarnya pada malam hari, demi mendapatkan jumlah audiens (TV) maksimal di Eropa. Namun seperti diungkapkan Razlan, (sejauh ini) "tidak ada tekanan" dari pihak F1 terkait hal tersebut.
Razlan mengatakan, balapan malam pastinya akan membuat Sepang perlu memasang sistem pencahayaan mahal, sementara keberadaan menara-menara lampu juga akan merusak landscape sirkuit secara keseluruhan. "Mengapa (harus) menggelar balapan malam, ketika sebagian besar sirkuit lainnya tak melakukannya?" tanyanya pula.
Ditambahkan Razlan, hujan yang cenderung rutin turun pada malam hari di Malaysia, juga dapat menyebabkan balapan dihentikan atau malah dibatalkan. "Singapura, dalam hal itu, tergolong beruntung dalam menyelenggarakan balapan malam," tambahnya.
Razlan menambahkan lagi bahwa saat ini Malaysia memegang kontrak untuk menggelar seri balapan F1 sampai dengan 2015. Sementara itu menurutnya, dalam sepekan ini sebuah proposal akan diajukan ke pemerintah dalam upaya memperpanjang kontrak tersebut.
Pihak sirkuit untuk gelaran balap Formula 1 (F1) Malaysian Grand Prix (GP), Jumat (16/3), menegaskan bahwa mereka tidak akan menggelar balapan pada malam hari, seperti yang sudah dilakukan Singapura, dengan alasan keamanan dan masalah biaya.
Sebelumnya, panitia penyelenggara di Sirkuit Sepang disebut sempat menyampaikan ketertarikan mereka untuk menggelar balapan di malam hari, yang antara lain ditujukan untuk mengakomodir penonton yang merasa tak kuat dengan temperatur tinggi siang hari di negeri itu.
"Saya tidak akan mendukung balapan malam hari F1," ungkap Razlan Razali, Chief Executive Sepang International Circuit, kepada wartawan, di sela-sela acara pembukaan penjualan tiket untuk gelaran yang bakal berlangsung pada 25 Maret itu. "Sirkuit Sepang tidak didesain untuk balapan malam," tambahnya.
Sebelumnya pula, bos F1, Bernie Ecclestone menyatakan bahwa dirinya berniat untuk menggelar semua seri balapan di kawasan Asia dan sekitarnya pada malam hari, demi mendapatkan jumlah audiens (TV) maksimal di Eropa. Namun seperti diungkapkan Razlan, (sejauh ini) "tidak ada tekanan" dari pihak F1 terkait hal tersebut.
Razlan mengatakan, balapan malam pastinya akan membuat Sepang perlu memasang sistem pencahayaan mahal, sementara keberadaan menara-menara lampu juga akan merusak landscape sirkuit secara keseluruhan. "Mengapa (harus) menggelar balapan malam, ketika sebagian besar sirkuit lainnya tak melakukannya?" tanyanya pula.
Ditambahkan Razlan, hujan yang cenderung rutin turun pada malam hari di Malaysia, juga dapat menyebabkan balapan dihentikan atau malah dibatalkan. "Singapura, dalam hal itu, tergolong beruntung dalam menyelenggarakan balapan malam," tambahnya.
Razlan menambahkan lagi bahwa saat ini Malaysia memegang kontrak untuk menggelar seri balapan F1 sampai dengan 2015. Sementara itu menurutnya, dalam sepekan ini sebuah proposal akan diajukan ke pemerintah dalam upaya memperpanjang kontrak tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




