Djarot Akan Berakting di Panggung Wayang Orang Bharata

Minggu, 14 Agustus 2016 | 21:07 WIB
LT
FH
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FER
Wakil Gubernur DKI jakarta, Djarot Saiful Hidayat Hadiri Lebaran Betawi yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI di Lapangan banteng, Jakarta Pusat, Minggu, 14 Agustus 2016.
Wakil Gubernur DKI jakarta, Djarot Saiful Hidayat Hadiri Lebaran Betawi yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI di Lapangan banteng, Jakarta Pusat, Minggu, 14 Agustus 2016. (Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun)

Jakarta - Tampaknya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat sedang mencari suasana segar ditengah suasana politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 yang sedang menghangat. Ketika ditawari main dalam pertunjukan teater ketoprak, Djarot pun menyatakan bersedia.

Mantan Wali Kota Blitar ini akan berperan sebagai abdi dalem atau pelayan dalam pertunjukan Ketoprak Guyonan Campur Tokoh "Adhi Budaya" pada 21 Agustus mendatang di Gedung Kesenian Wayang Orang (WO) Bharata, Senen, Jakarta Pusat.

Dalam pertunjukan yang diselenggarakan oleh 19 alumni perguruan tinggi negeri (PTN) seluruh Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia itu, Djarot akan beradu akting dengan beberapa tokoh dan ‎pejabat penting di Indonesia. Salah satunya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Mengenai perannya yang hanya menjadi abdi dalem saja, menurutnya sangat pas dengan apa yang dia lakonkan sekarang di Pemprov DKI. Sebagai Wakil Gubernur, dia juga merupakan pelayan masyarakat Jakarta. Selain itu, abdi dalem biasanya lebih dekat dengan masyarakat.

"Saya jadi pelayan saja lah. Kan pasti dalam ketoprak itu, ada abdi dalem, ada pelayan, ada punakawan. Karena memang fungsinya melayani rakyat," kata Djarot saat menghadiri acara konperensi pers Ketoprak Guyonan "Merajut Kembali Nusantara" di Jakarta, Minggu (14/8).

Untuk bermain teater, Djarot mengaku sudah tak asing lagi untuk bermain dalam pertunjukan teater. Tak tanggung-tanggung, mantan Wali Kota Blitar ini pernah menjadi pembina teater di kampusnya.

"Saya pernah main teater lho. Main teater dapat peran khusus, serius nggak lah. Aku bukan pemain profesional. Tapi pernah jadi pembina teater waktu di kampus," ujarnya.

Selain rindu bermain teater, mantan anggota DPRD Jawa Timur ini mengatakan, partisipasinya dalam Ketoprak Guyonan ini juga mau memperkenalkan Gedung Wayang Orang Bharata kepada khalayak ramai.

"Gedung ini kan baru saja direnovasi. Saya pikir mungkin ini yang terbaik yang ada. Sepengetahuan saya ya gedung wayang orang yang terbaik itu disini. Ini menunjukkan bahwa Ibu Kota negara kita ini benar-benar menekankan pembangunan kepribadian bangsa Indonesia melalui budaya. Dan sudah saya sampaikan, ketoprak juga bisa main disini. Budaya apa pun yang bisa kita tampilkan bisa menggunakan gedung ini," jelasnya.

Melalui pagelaran ini, Djarot mengharapkan bisa memberikan nilai kesenian merupakan bagian dari merefleksikan suasana kebatinan masyarakat Indonesia.

"Nah, saat ini kita coba mengangkat kembali untuk mengingatkan seluruh komponen anak bangsa. Bahwa ada satu potensi besar dihadapan kita, perpecahan karena satu, soal perbedaan suku agama, ras dan sebagainya. Untuk itu, narasinya lebih pada bagaimana ingin mengungkapkan sebuah problematika bangsa yang sedang terjadi sekarang ini dan kita harus mawas diri sebagai anak bangsa," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon