Tumbang di 16 Besar, Ini Kata Tommy Sugiarto
Selasa, 16 Agustus 2016 | 08:51 WIB
Rio de Janeiro - Tommy Sugiarto tak dapat memenuhi ambisinya untuk melaju ke babak perempat final Olimpiade Rio de Janeiro 2016 usai dihentikan Rajiv Ouseph (Inggris Raya), di babak 16 besar, dengan skor 13-21, 21-14, 16-21, Senin (15/8) atau Selasa dini hari WIB.
Di awal permainan game pertama, Tommy sempat menguasai jalannya permainan dengan unggul 7-1. Namun cegatan-cegatan cepat dari Ouseph terus membuat Tommy kewalahan. Tommy pun tercatat banyak melakukan kesalahan sendiri.
Pada game kedua, Tommy mencoba untuk bangkit dengan bermain reli balik serang. Kecepatan Tommy sedikit membuat Ouseph kesulitan. Tommy unggul jauh dan merebut game kedua.
Sayangnya di game ketiga, penampilan Tommy kembali menurun. Serangan-serangan Tommy tidak dapat menembus benteng pertahanan Ouseph. Skor terus bertambah untuk Ouseph kala pengembalian Tommy beberapa kali menyangkut di net. Tommy makin dibawah tekanan saat Ouseph unggul jauh hingga 20-15, tiket perempatfinal pun melayang.
"Pertama, jujur kondisi saya saat datang ke Olimpiade memang dalam keadaan ada masalah pinggang. Waktu tiba di Sao Paulo, dua-tiga hari saya merasakan cedera pinggang. Jadi cover lapangannya enggak leluasa, terutama saat mengambil bola-bola silang, saya jadi kesulitan," ujar Tommy setelah permainan.
"Saya terlalu bernafsu di awal permainan, lepas kontrol sehingga tenaga saya habis di awal-awal. Selain itu, Ouseph penampilannya juga bagus hari ini, serangan saya kebanyakan bisa ditahan," lanjutnya.
"Soal hasil, kami sudah pasti kecewa, padahal Tommy unggul 5-0 dalam rekor pertemuannya dengan Ouseph. Tetapi kalahnya malah di kejuaraan besar. Penampilan Tommy sudah maksimal, namun karena enggak leluasa ambil bola, dia jadi keatur terus sama lawan," tutur Toto Sunarto, pelatih Tommy.
Sementara itu, satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, memastikan diri ke babak final setelah menumbangkan unggulan pertama sekaligus juara bertahan, Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok), dengan straight game, 21-16, 21-15.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




