Audisi PB Djarum Tetap Digelar Tiap Tahun
Jumat, 23 Maret 2012 | 13:04 WIB
Menurut Yoppy Rosimin, PB Djarum tak mematok jumlah atlet yang masuk saringan, karena mereka sejak awal ingin lebih mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas.
Ketua PB Djarum Kudus, Yoppy Rosimin mengatakan, audisi bulu tangkis tetap diselenggarakan oleh klub itu setiap tahun, untuk menjaring atlet berbakat dari sejumlah daerah di tanah air. Hal tersebut menurutnya, adalah sebagai salah satu bentuk kepedulian dalam pembinaan atlet bulu tangkis di Indonesia.
Yoppy mengatakan, atlet muda berbakat dari sejumlah daerah masih memiliki harapan mencapai jenjang tertinggi di cabang olahraga itu, yakni menembus ketatnya seleksi audisi bulu tangkis yang diselenggarakan PB Djarum. Apalagi menurutnya, talenta di cabang bulu tangkis tanah air masih cukup besar, sehingga upaya menjaring generasi penerus di cabang itu tidak terlalu menemui hambatan.
"Sebagai cabang olahraga yang sudah sering mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia, tentunya proses regenerasi tetap harus dipertahankan," ujarnya, seperti dikutip Antara, Jumat (23/3). Penegasan tetap digelarnya audisi ini, menurut Yoppy pula, ditujukan sebagai pendorong bagi para atlet muda berbakat di berbagai daerah untuk terus mengasah bakatnya di cabang tersebut.
"Audisi bulu tangkis (Djarum ini) terbuka untuk semua kalangan dari berbagai daerah di tanah air, dengan catatan memiliki kemampuan dan keahlian dalam bermain bulu tangkis sesuai standar yang ditetapkan," ujarnya, sambil menambahkan bahwa proses audisi diselenggarakan secara terbuka.
Menurut Yoppy lagi, atlet di daerah bisa saja mengasah bakatnya di cabang bulu tangkis dengan melihat pertandingan para atlet bulu tangkis terkenal, atau lewat video tutorial maupun televisi. "Setelah melihat, bisa ditirukan gerakan-gerakannya dalam bermain," ujarnya.
Dikatakan Yoppy lagi, untuk peserta audisi di PB Djarum, diprioritaskan mereka yang berusia 12 hingga 13 tahun, meskipun usia 16 tahun juga bisa diterima dengan syarat memiliki kemampuan yang cukup istimewa. Pihaknya sendiri menurut Yoppy, tidak mematok jumlah atlet yang masuk saringan, karena sejak awal lebih mengutamakan kualitas dibandingkan dengan kuantitas.
Yoppy menyebutkan, atlet yang ada di PB Djarum saat ini sendiri terbagi menjadi beberapa tingkatan, yakni anak-anak (U-13), pemula (U-15), remaja (U-17), serta taruna (U-19). Prestasi atlet dari klub ini pun sejauh ini terbilang membanggakan, dimana pada periode 2011 saja mereka berhasil menjuarai berbagai kelas yang dipertandingkan di ajang Sirkuit Nasional Bulu Tangkis.
Ketua PB Djarum Kudus, Yoppy Rosimin mengatakan, audisi bulu tangkis tetap diselenggarakan oleh klub itu setiap tahun, untuk menjaring atlet berbakat dari sejumlah daerah di tanah air. Hal tersebut menurutnya, adalah sebagai salah satu bentuk kepedulian dalam pembinaan atlet bulu tangkis di Indonesia.
Yoppy mengatakan, atlet muda berbakat dari sejumlah daerah masih memiliki harapan mencapai jenjang tertinggi di cabang olahraga itu, yakni menembus ketatnya seleksi audisi bulu tangkis yang diselenggarakan PB Djarum. Apalagi menurutnya, talenta di cabang bulu tangkis tanah air masih cukup besar, sehingga upaya menjaring generasi penerus di cabang itu tidak terlalu menemui hambatan.
"Sebagai cabang olahraga yang sudah sering mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia, tentunya proses regenerasi tetap harus dipertahankan," ujarnya, seperti dikutip Antara, Jumat (23/3). Penegasan tetap digelarnya audisi ini, menurut Yoppy pula, ditujukan sebagai pendorong bagi para atlet muda berbakat di berbagai daerah untuk terus mengasah bakatnya di cabang tersebut.
"Audisi bulu tangkis (Djarum ini) terbuka untuk semua kalangan dari berbagai daerah di tanah air, dengan catatan memiliki kemampuan dan keahlian dalam bermain bulu tangkis sesuai standar yang ditetapkan," ujarnya, sambil menambahkan bahwa proses audisi diselenggarakan secara terbuka.
Menurut Yoppy lagi, atlet di daerah bisa saja mengasah bakatnya di cabang bulu tangkis dengan melihat pertandingan para atlet bulu tangkis terkenal, atau lewat video tutorial maupun televisi. "Setelah melihat, bisa ditirukan gerakan-gerakannya dalam bermain," ujarnya.
Dikatakan Yoppy lagi, untuk peserta audisi di PB Djarum, diprioritaskan mereka yang berusia 12 hingga 13 tahun, meskipun usia 16 tahun juga bisa diterima dengan syarat memiliki kemampuan yang cukup istimewa. Pihaknya sendiri menurut Yoppy, tidak mematok jumlah atlet yang masuk saringan, karena sejak awal lebih mengutamakan kualitas dibandingkan dengan kuantitas.
Yoppy menyebutkan, atlet yang ada di PB Djarum saat ini sendiri terbagi menjadi beberapa tingkatan, yakni anak-anak (U-13), pemula (U-15), remaja (U-17), serta taruna (U-19). Prestasi atlet dari klub ini pun sejauh ini terbilang membanggakan, dimana pada periode 2011 saja mereka berhasil menjuarai berbagai kelas yang dipertandingkan di ajang Sirkuit Nasional Bulu Tangkis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




