Peretasan Terbesar, 500 Juta Data Pengguna Yahoo! Dicuri

Jumat, 23 September 2016 | 14:54 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Yahoo!
Yahoo! (Yahoo!)

Jakarta - Perusahaan internet Yahoo! menyatakan bahwa peretas telah mencuri informasi sekitar 500 pengguna layanan mereka. Seperti dikutip dari BBC, Jumat (23/9), Yahoo! melansir bahwa pencurian tersebut dilakukan peretas yang disponsori suatu negara tertentu.

Pencurian data dari 500 juta pengguna ini diyakini merupakan peretasan data terbesar sepanjang sejarah internet.

Pencurian data pengguna tersebut termasuk di dalamnya informasi pribadi, nama dan email serta pertanyaan keamanan sekaligus jawabannya yang tidak dienkripsi oleh Yahoo! Termasuk juga nomor telepon, tanggal lahir serta kata sandi yang terenkripsi, tapi tidak termasuk data-data kartu kredit, demikian pernyataan dari Yahoo!

Peretasan tersebut ternyata sudah terjadi pada 2014 silam, tapi Yahoo! baru membeberkannya ke publik pada saat ini.

Pihak penyelidik federal AS, Federal Bureau of Investigation (FBI) mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap klaim pencurian data tersebut.

Yahoo! menyatakan bahwa informasi yang telah dicuri tersebut dilakukan peretas dengan dukungan satu negara tertentu. Kendati begitu Yahoo! tidak menyebutkan negara mana yang bertanggung jawab terhadap peretasan itu.







Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon