Skandal Korupsi, Allardyce Tak Lagi Pelatih Inggris
Rabu, 28 September 2016 | 03:16 WIB
London - Sam Allardyce melepaskan jabatan sebagai pelatih tim nasional Inggris menyusul skandal korupsi transfer pemain, Selasa (27/9) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.
Menurut pernyataannya, dia dan Asosiasi Sepakbola Inggris atau FA meraih kesepakatan bersama untuk berpisah.
"Kelanjutan dari beberapa peristiwa belakangan ini, FA dan saya saling sepakat untuk berpisah," kata Allardyce dalam pernyataan tertulis.
"Kehormatan besar bagi saya telah ditunjuk Juli lalu (sebagai pelatih timnas) dan saya sangat kecewa dengan akhir seperti ini."
Senin (26/9) lalu media Inggris Daily Telegraph memberitakan bahwa dia telah memberi tahu cara bagaimana mengelabui aturan transfer pemain. Dia juga diduga telah memanfaatkan jabatannya untuk menegosiasikan kesepakatan senilai £ 400.000 mewakili sebuah perusahaan asal Timur Jauh.
Hal itu terungkap lewat rekaman video tersembunyi yang dilakukan oleh wartawan yang menyamar.
"Sore ini saya bertemu (Ketua FA) Greg Clarke dan (kepala eksekutif FA) Martin Glenn dan menyampaikan permintaan maaf tulus atas tindakan yang saya lakukan," tulis Allardyce.
"Meksipun dalam rekaman percakapan itu jelas dikatakan bahwa setiap proposal butuh persetujuan FA sepenuhnya, saya menyadari telah membuat sejumlah komentar yang menimbulkan aib."
"Sebagai bagian dari pertemuan hari ini, saya diminta mengklarifikasi apa yang saya katakan, dan konteks pembicaraannya. Saya telah bersikap kooperatif soal itu."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




