Warga Tangki Minta Sandiaga Uno Hindari Penggusuran
Minggu, 9 Oktober 2016 | 17:23 WIB
Jakarta - Bakal Calon Wakil Gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahuddin Uno mendatangi permukiman kumuh dan padat penduduk di Jalan Tangki Wood, RW03, Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (9/10).
Warga yang melihat kedatangan pasangan Anies Baswedan itu, langsung mengerumuni Sandi dan berebutan untuk meminta foto bersama. Namun, karena kondisi gang di permukiman padat penduduk tersebut lebarnya hanya satu meter, mereka dengan bersusah-payah supaya bisa berfoto bersama Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno sempat mengelilingi permukiman RW03 Kelurahan Tangki, yang kebanyakan merupakan gang kecil dan sempit yang hanya bisa dilalui sepeda motor bahkan pejalan kaki. Dalam kesempatan pertemuan dengan warga selama kurang lebih 15 menit, Sandi mendengarkan sejumlah keluhan warga.
Yani (46), warga RT09/RW03, salah seorang warga yang berprofesi sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Mangga Besar, menanyakan kebijakan dari Anies-Sandi apabila mereka terpilih kelak dalam Pilkada DKI Jakarta 2017
"Pak saya mau tanya sama bapak, kalau bapak nanti jadi Wakil Gubernur sama pak Anies, bagaimana kebijakan bapak dengan kami warga Tangki yang kebanyakan berusaha sebagai pedagang kaki lima?" ujar Yani, Minggu (9/10) sore saat Sandi selesai memperkenalkan dan menyapa warga.
Ia berharap agar pemerintah DKI Jakarta yang baru nanti tidak lagi sekedar menertibkan dan mengusir para PKL saja, tapi juga memberikan solusi dan jawaban atas permintaan warga yang kebanyakan berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah itu.
"Kami juga punya anak-anak dan orang tua yang masih harus diberi makan pak, kalau kami gak jualan, bagaimana kami bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari?" tambah wanita yang juga menanyakan apakah program Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan tetap dilanjutkan atau tidak.
Menanggapi pertanyaan dan permintaan warga RW03 Kelurahan Tangki itu, Sandiaga Uno mengaku akan memberikan solusi dengan menata dan memberikan tempat yang layak namun tidak menganggu ketertiban umum bagi para warga yang menggantungkan nafkahnya sebagai pedagang kaki lima.
"Saya terharu dengan sambutan bapak ibu sekalian. Saya bersama mas Anies, diminta untuk membawa perubahan bagi warga ibukota Jakarta, pemerintahan yang lebih memperhatikan warga kecil, bagi bapak ibu yang berjualan sebagai PKL, nanti kita tata dan pindahkan ke tempat yang sudah disiapkan," ujar Sandi Uno.
Sandi melihat, keberadaan PKL seharusnya diberikan tempat dan solusi, serta juga diberikan bantuan modal asalkan mereka memiliki usaha yang jelas dan tidak menganggu ketertiban umum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




