Ahok: Pengunjung Hiburan Malam Harus Diperiksa

Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:44 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi tempat hiburan malam.
Ilustrasi tempat hiburan malam. (Ist/Ist)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok telah meminta agar setiap pengunjung tempat hiburan malam di wilayah DKI Jakarta diperiksa secara ketat sebelum masuk.

"Seperti penumpang yang mau naik pesawat saja. Semuanya kan harus diperiksa satu-satu. Pemeriksaannya juga harus ketat dan menyeluruh," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (13/10).

Menurut Ahok, penggeledahan ketat yang diberlakukan kemungkinan akan berdampak terhadap jumlah pengunjung di tempat hiburan malam.

"Memang ada kemungkinan kalau pengunjung tempat hiburan malam itu diperiksa, maka akan jadi sepi. Tapi, pemeriksaan itu harus tetap dilakukan karena merupakan upaya untuk memerangi narkoba," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membuat kebijakan bahwa bagi tempat-tempat hiburan malam yang pengunjungnya kedapatan membawa narkoba hingga dua kali akan ditutup.

"Jadi, kalau sampai ada tempat hiburan malam yang sampai dua kali ketahuan terjadi transaksi atau penggunaan narkoba, kami tidak akan segan-segan menutup tempat hiburan tersebut. Ini merupakan sanksi keras," tutur Ahok.

Ia pun mengaku tidak akan keberatan apabila penutupan tempat-tempat hiburan malam mempengaruhi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta. Sebab, PAD dapat ditingkatkan dari sektor yang lain.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta secara resmi telah menutup diskotik Mille's International Executive Club yang berlokasi di Jakarta Barat. Penutupan dilakukan karena ditemukan penggunaan narkoba oleh pengunjung sebanyak dua kali.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon