Tito Tegaskan Netralitas Polri di Pilkada Serentak 2017

Senin, 24 Oktober 2016 | 16:27 WIB
NL
FH
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: FER
Budi Gunawan dan Tito Karnavian.
Budi Gunawan dan Tito Karnavian. (Antara)

Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan, Polri bersikap netral pada penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 15 Februari mendatang.

Penegasan itu disampaikan Kapolri menyusul pengarahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh jajaran Kapolda, Pangdam, dan perwira tinggi TNI/Polri di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/10).

"Polri netral untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Bila ada pelanggaran hukum dalam Pilkada, kita berharap diselesaikan sesuai hukum bukan dengan cara-cara inkonstitusional apalagi anakrkis," kata Tito.

Lebih lanjut Tito mengatakan, pihaknya berharap masyarakat juga terlibat aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar Pilkada Serentak dapat berlangsung sesuai harapan.

"Pilkada yang akan dilakukan 2017 adalah pesta demokmrasi. Dan kita harapkan dalam usia 71 tahun, demokrasi kita semakin dewasa. Kita harapkan Pilkada digunakan untuk demokrasi warga, untuk dipilih dan memilih," kata Kapolri.

Pilkada Serentak 2017 akan digelar di 101 daerah, yang terdiri atas tujuh provinsi dan 94 kabupaten/kota. Kepala daerah atau wakil kepala daerah petahana yang akan maju untuk periode kedua, diwajibkan cuti selama masa kampanye.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon