Polytron Masih Fokus ke Pasar Ponsel Dalam Negeri
Selasa, 1 November 2016 | 20:19 WIB
Jakarta - Di pasar perangkat telekomunikasi, Polytron memang termasuk pemain baru. Berbeda dengan produk rumah tangganya seperti televisi yang sudah hadir selama puluhan tahun, ponsel pintar Polytron baru mulai dipasarkan di Indonesia pada 2013.
General Manager Mobile Phone Division Polytron, Usun Pringgodigdo mengibaratkan kondisi ponsel pintar Polytron seperti sedang merangkak. Meski pun penjualannya di Tanah Air masih di bawah Samsung, Asus, Oppo, bahkan Advan, namun kinerja penjualannya dari tahun ke tahun diakuinya terus meningkat.
"Untuk angka (penjualan), kami belum bisa bicara banyak karena masih baru. Market share-nya juga masih kecil. Tapi kami mengalami pertumbuhan yang bagus sejak meluncurkan smartphone tahun 2013, angkanya terus naik," ujar Usun Pringgodigdo pada peluncuran Polytron Prime S7, di Jakarta, Selasa (1/11).
Karena menganggap pasar Indonesia masih sangat besar, mengekspor smartphone Polytron seperti produk-produk lainnya juga belum akan dilakukan dalam waktu dekat. "Untuk ekspor memang belum ada rencana. Kita masih fokus menggarap pasar dalam negeri karena potensinya masih sangat besar," tuturnya.
Dalam beberapa tahun ke depan, Usun menargetkan smartphone Polytron berharap bisa menjadi pemain utama di pasar ponsel Tanah Air. Strategi besarnya adalah menghadirkan berbagai fitur yang memang dibutuhkan oleh pengguna di Indonesia. Hal ini sangat mungkin dilakukan karena Polytron merupakan vendor ponsel lokal.
"Sesuai dengan kekuatan Polytron, kita akan buat fitur-fitur yang memang dibutuhkan pengguna di Indonesia. Saya yakin merek ponsel lain tidak bisa seperti itu karena mereka biasanya membuat produk untuk seluruh dunia, jadi apa yang ada ya diterima saja. Sementara smartphone Polytron dibuat khusus untuk pasar Indonesia," bebernya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




