Halau Demonstran, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Kamis, 29 Maret 2012 | 17:29 WIB
Itu untuk membubarkan demonstran yang dinilai kian ricuh.
Pembubaran aksi menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, kian ricuh. Polisi terpaksa menembakan gas air mata untuk membubarkan para demonstran.
Sejauh ini, polisi telah menangkap dua demonstran. Hanya saja, soal identitas dan alasan penangkapan masih buram.
Sementara itu, seorang personel Kepolisian juga terlihat mengalami luka serius pada bagian wajah.
Polisi yang belum diketahui identitasnya tersebut dibopong oleh rekan-rekannya menuju lokasi aman.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berusaha membubarkan aksi demonstrasi. Para pengunjuk rasa kian tersudutkan dan mundur ke arah Slipi.
Pembubaran aksi menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, kian ricuh. Polisi terpaksa menembakan gas air mata untuk membubarkan para demonstran.
Sejauh ini, polisi telah menangkap dua demonstran. Hanya saja, soal identitas dan alasan penangkapan masih buram.
Sementara itu, seorang personel Kepolisian juga terlihat mengalami luka serius pada bagian wajah.
Polisi yang belum diketahui identitasnya tersebut dibopong oleh rekan-rekannya menuju lokasi aman.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berusaha membubarkan aksi demonstrasi. Para pengunjuk rasa kian tersudutkan dan mundur ke arah Slipi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




