Polisi Bubarkan Remaja yang Akan Tawuran

Minggu, 6 November 2016 | 08:37 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Ilustrasi Tawuran Pelajar
Ilustrasi Tawuran Pelajar (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Pekanbaru- Kepolisian Resor Dumai, Provinsi Riau membubarkan aksi 30 remaja dari dua kelompok yang berniat melakukan aksi tawuran di depan komplek gedung Sekolah Dasar Labor Housing, Kota Dumai.

"Awalnya kita dapat informasi ada dua kelompok remaja ngumpul dan terlibat keributan Sabtu pukul 22.00 WIB tadi malam," kata Kapolres Dumai, AKBP DH Ginting kepada wartawan di Pekanbaru, Minggu pagi (6/11).

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim yang sedang patroli. Tidak berselang lama, petugas sampai di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya Jalan Sultan Syarif Kasim atau sekitar SD Labor Housing.

Saat polisi tiba, sekitar 30-an remaja berusia 10-17 tahun yang awalnya berkumpul kocar-kacir melarikan diri. Meski begitu, polisi berhasil mengamankan 3 remaja untuk digelandang ke Mapolres Dumai.

Ginting mengatakan untuk kali ini Polres Dumai hanya memeriksa dan memanggil orangtua ketiga remaja tersebut serta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi kejadian yang sama.

"Sudah kita kembalikan ke orangtua. Kita sangat mengimbau kepada orangtua agar meningkatkan pengawasan dan tidak membiarkan anak berkeliaran hingga tengah malam," kata Ginting.

Keberadaan sekelompok remaja dengan berbagai nama aneh dan membawa atribut seperti bendera di Dumai selama ini cukup meresahkan. Dalam aksinya, mereka selalu merusak fasilitas publik seperti melempari gedung sekolah dan mencari keributan.







Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon