Anies Baswedan Tegaskan Tolak Reklamasi
Jumat, 13 Januari 2017 | 21:06 WIB
Jakarta - Calon Gubernur (Cagub) DKI, Anies Rasyid Baswedan, menerangkan, integritas tak semata-mata menyangkut kejujuran. Baginya, jujur terlalu normatif.
Dirinya lantas mencontohkan dengan seorang pencuri yang bisa mengungkapkan secara terbuka tentang apa saja yang dilakukannya.
"Integritas bukan soal jujur. Pencuri pun bisa jujur soal apa yang dikerjakannya," ujarnya pada debat kandidat Pilkada DKI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (13/1) malam.
Mantan Mendikbut itu mengatakan, integritas harus lah berjalan di atas kepentingan publik dan berlandaskan nilai-nilai kebenaran. Selain itu diikuti tata kelola yang benar.
Anies menerangkan dalam polemik pembuatan pulau palsu di utara Jakarta. Baginya, kebijakan di pantai utara (pantura) tersebut tidak sesuai aspirasi publik dan mencerminkan ketimpangan di ibu kota.
Atas dasar itu, kandidat nomor 3 ini menolak melanjutkan megaproyek tersebut. "Kita tolak reklamasi," tegasnya.
Agar komit menjaga integritasnya, inisiator Indonesia Mengajar itu mengaku, bakal berpedoman pada nilai-nilai luhur, sebagaimana tercantum pada ajaran agama.
"Nilai-nilai agama jadi pegangan kita dalam menghadapi tantangan integritas," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




