Antam Siapkan Proyek Hilirisasi Berbasis Nikel dan Bauksit
Rabu, 25 Januari 2017 | 12:40 WIB
Jakarta– PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) tengah melakukan finalisasi guna mempersiapkan proyek-proyek hilirisasi lanjutan guna memanfaatkan cadangan bijih nikel dan bauksit perseroan.
"Saat ini kami tengah mempersiapkan proyek hilirisasi guna mempertahankan keberlanjutan ekspansi. Momentum kebijakan ekspor mineral juga akan kami manfaatkan untuk melanjutkan hilirisasi dengan memperbesar kapasitas produksi," kata Direktur Utama Antam, Tedy Badrujaman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/1).
Emiten saham berkode ANTM ini tengah mempersiapkan proyek-proyek pembangunan pabrik feronikel line 2 dan 3. Selain itu, perseroan terus melakukan peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi baik dengan skema pendanaan internal ataupun bekerja sama dengan mitra strategis.
"Untuk komoditas bauksit, Antam masih fokus pada pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) dengan bekerja sama PT Inalum (Persero)," kata dia.
Antam sudah melakukan hilirisasi mineral sejak tahun 1974 melalui pengoperasian pabrik feronikel FeNi I. Saat ini Antam tengah membangun pabrik feronikel Halmahera Timur (Haltim) yang pendanaannya berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN).
Setelah pabrik feronikel Haltim selesai, kapasitas produksi feronikel Antam akan melonjak signifikan menjadi 40.000-43.500 ton nikel dalam feronikel (TNi) per tahun.
Sementara untuk bauksit, saat ini Antam telah memiliki pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) di Tayan, Kalimantan Barat.
Sebelumnya Antam menyatakan, dibukanya izin ekspor nikel kadar rendah membantu pendanaan perseroan untuk proyek hilirisasi. Antam melirik potensi US$ 150 juta dari ekspor nikel kadar rendah, di mana dana tersebut bisa digunakan untuk mengerjakan sejumlah proyek. Adapun proyek tersebut ialah pabrik ferronikel tahap pertama di Halmahera Timur, pabrik alumina di Kalimantan Barat dan rencana pabrik precious metal refinery.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




