Turis Tiongkok Suka Belanja Barang Branded
Sabtu, 28 Januari 2017 | 19:52 WIB
Denpasar - Ketua Umum Asosiasi Biro Perjalanan dan Wisata Indonesia (Asita), Asnawi Bahar, mengatakan, turis Tiongkok selain datang ke Indonesia (khususnya Bali) untuk menikmati seni dan budaya, juga suka berberlanja barang-barang bermerek.
"Wisatawan Tiongkok saat berlibur tidak saja menikmati keindahan panorama alam, seni dan budaya, tetapi mereka juga suka berbelanja kebutuhan fashion bermerek (branded)," kata Asnawi Bahar di Kuta, Bali, Sabtu (28/1).
Menurutnya, cara yang dilakukan untuk dapat menarik lebih banyak wisatawan asal Tiongkok agar berbelanja lebih banyak di Indonesia adalah dengan lebih banyak lagi menyediakan gerai (outlet) barang-barang bermerek.
"Harga yang ditawarkan pun harus sama dengan di luar negeri, seperti negara Singapura dan Malaysia. Sehingga ketertarikan mereka (wisatawan) berbelanja lebih meningkat," ujar Asnawi Bahar, didampingi pengurus Devisi Komite Tiongkok, Hery Sudiarto.
Menyinggung tentang paket wisata murah di Indonesia, Asnawi Bahar, mengatakan, pihaknya tidak setuju langkah yang dilakukan oleh sejumlah biro perjalanan.
"Kami tidak setuju menjual paket wisata murah, sebab dampaknya tidak baik terhadap sektor pariwisata. Standarisasi harus diterapkan sehingga wisatawan yang diharapan datang harus juga berkualitas," katanya.
Asnawi mengatakan, jika menjual paket wisata murahan, salah satu dampak berpengaruh juga terhadap penghasilan pramuwisata. Selama ini, kata dia, mereka mengandalkan dari wisatawan berbelanja untuk mendapatkan komisi. Tetapi dengan menjual paket wisata murah dikhawatirkan akan ada pemaksaan turis untuk berbelanja di salah satu gerai atau toko kerajinan seni (art shop).
"Kami menyarankan, agar operator menjual paket wisata harganya harus sesuai standarisasi, sehingga tidak ada perang tarif lagi. Ini dampaknya akan menguntungkan semua pihak, begitu juga wisatawan yang datang pasti turis berkualitas," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




