Gempa Besar Aceh, SBY Klaim Situasi Aman Terkendali
Rabu, 11 April 2012 | 18:29 WIB
Sistem peringatan tsunami dan penanggulangan bencana berjalan baik.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau, masyarakat tidak panik menyusul gempa besar yang dalam kurun dua jam terjadi di Aceh, sore ini.
"Kalau ini situasinya under control dan berbeda dengan Aceh 2004. Saya berharap kegiatan ini tetap berlangsung sebagaimana biasa," kata presiden, merujuk gempa Aceh pada Desember 2004 di wilayah yang sama yang memicu tsunami besar yang menewaskan lebih dari 20.000 orang, sebagian besar warga Aceh.
SBY juga menegaskan, sistem peringatan tsunami dan penanggulangan bencana telah berjalan baik.
"Kami telah berkomunikasi dengan daerah, gubernur. Situasinya under control, ada kepanikan tapi masyarakat Aceh telah menuju tempat-tempat aman. Early warning system berjalan baik. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kerusakan dan korban jiwa," kata presiden dalam jumpa pers usai menerima kunjungan Perdana Menteri Inggris David Cameron di Istana Negara.
Pada kesempatan yang sama, Cameron juga menunjukkan simpatinya pada rakyat yang dilanda gempa.
"Saya turut prihatin dengan laporan gempa bumi di Aceh. Inggris siap membantu dan kita akan berdiri bersama rakyat Indonesia dan Permerintah Indonesia," kata Cameron.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau, masyarakat tidak panik menyusul gempa besar yang dalam kurun dua jam terjadi di Aceh, sore ini.
"Kalau ini situasinya under control dan berbeda dengan Aceh 2004. Saya berharap kegiatan ini tetap berlangsung sebagaimana biasa," kata presiden, merujuk gempa Aceh pada Desember 2004 di wilayah yang sama yang memicu tsunami besar yang menewaskan lebih dari 20.000 orang, sebagian besar warga Aceh.
SBY juga menegaskan, sistem peringatan tsunami dan penanggulangan bencana telah berjalan baik.
"Kami telah berkomunikasi dengan daerah, gubernur. Situasinya under control, ada kepanikan tapi masyarakat Aceh telah menuju tempat-tempat aman. Early warning system berjalan baik. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kerusakan dan korban jiwa," kata presiden dalam jumpa pers usai menerima kunjungan Perdana Menteri Inggris David Cameron di Istana Negara.
Pada kesempatan yang sama, Cameron juga menunjukkan simpatinya pada rakyat yang dilanda gempa.
"Saya turut prihatin dengan laporan gempa bumi di Aceh. Inggris siap membantu dan kita akan berdiri bersama rakyat Indonesia dan Permerintah Indonesia," kata Cameron.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




