Tiongkok, Iran, dan Saudi, Terbanyak Gelar Eksekusi Mati

Selasa, 11 April 2017 | 11:04 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Aktivis pemerhati buruh melakukan aksi menolak hukuman mati bagi para terpidana mati di depan Istana Negara, Jakarta, 28 April 2015.
Aktivis pemerhati buruh melakukan aksi menolak hukuman mati bagi para terpidana mati di depan Istana Negara, Jakarta, 28 April 2015. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Hong Kong -  Tiongkok, Iran, dan Arab Saudi menjadi negara yang paling banyak menggelar eksekusi mati. Meskipun demikian, pada Selasa (11/4), Amnesti Internasional menyatakan secara global jumlah hukuman mati cenderung turun sebesar 37% pada tahun 2016.

Dalam kajian data mengenai hukuman mati di seluruh dunia, Amnesti menyatakan penurunan jumlah kasus pada 2016 terjadi karena eksekusi di Iran jauh berkurang. Sementara Tiongkok menggelar lebih banyak eksekusi dari semua negara di dunia.

"Tiongkok ingin menjadi pemimpin dunia, tetapi ketika tampil dalam kasus hukuman mati, Tiongkok memimpin dalam cara terburuk. Tiongkok mengeksekusi lebih banyak orang per tahun dari negara-negara lain di dunia," kata Salil Shetty, sekretaris jenderal Amnesti Internasional.

Tapi sejauh ini, Amnesti tetap kesulitan untuk mendapatkan jumlah kasus eksekusi mati saat Beijing menggolongkan informasi itu mengenai hukuman mati sebagai "rahasia negara". Tiongkok diperkirakan mengeksekusi mati sebanyak 1.000 orang setiap tahun.

ADVERTISEMENT

"Pemerintah Tiongkok diketahui agak terlambat dalam hal keterbukaan dan transparansi yudisial, tetapi terus secara aktif terus menyembunyikan jumlah eksekusi. Sudah saatnya Tiongkok mengungkap rahasia mematikan ini dan akhirnya menghapus sistem hukuman mati," katanya.

Menurut data Amnesti, di luar Tiongkok, negara-negara lain di seluruh dunia telah menghukum mati 1.032 orang pada tahun 2016. Mayoritas orang-orang yang dieksekusi atau sebanyak 856 orang dilakukan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon