Tersangka Pembunuh Polisi Tewas Ditembak
Kamis, 8 Juni 2017 | 02:57 WIB
Medan - Tersangka pembunuh anggota reserse narkoba Polrestabes Medan tewas ditembak polisi di Bukit Harapan Dua, Aek Sebatang, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (7/6).
"Pembunuh polisi yang tewas adalah Soza Nolo Lembu (35) warga Jl Pembangunan, Pasar IV kawasan Helvetia Medan. Dia terpaksa ditembak petugas karena melakukan penyerangan saat ditangkap," ujar Kasat Jahtanras Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu.
Faisal mengatakan, Soza menghembuskan nafas terakhir saat dilarikan menuju rumah sakit. Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita sebilah pisau yang digunakan pelaku saat menyerang petugas.
"Setelah melakukan pembantaian terhadap Jakamal Tarigan, Soza ini langsung melarikan diri. Belakangan, kita yang melakukan pengejaran, mendapatkan informadi bahwa tersangka bersembunyi di sebuah rumah di Tapanuli Selatan," katanya.
Sebelumnya, sebanyak 54 orang warga diamankan polisi dari lokasi pembunuhan polisi anggota reserse narkoba Polrestabes Medan, Aiptu (Anumerta), Jakamal Tarigan, di Pasar IV Desa Serbaguna, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (3/6) lalu.
"Di antara seluruh yang diamankan itu, ada empat orang di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka masih menjalani proses pemeriksaan dan langsung ditahan," ujar Kapoltestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho.
Sandi menegaskan, Jakamal berada di lokasi saat itu hanya untuk melerai pertikaian antarwarga di sana. Dia datang ke lokasi karena diminta tolong oleh warga di sana. Sayangnya, para pelaku justru menyerang dengan membacok, menikam tubuh korban secara berulangkali.
"Saya sudah mengusulkan kepada bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk memberikan kenaikan pangkat terhadap Jakamal. Sebab, Jakamal tetap melaksanakan tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat meski di luar jam tugas," katanya.
Jakamal sudah dikebumikan keluarganya di tempat pemakaman umum (TPU) di Pasar V, Desa Helvetia, Kabupaten Deli Serdang. Prosesi pemakaman dipimpin Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih. Kapolrestabes juga turut mengantarkan jenazah Jakamal ke peristirahatan terakhir.
"Para pelaku yang membantai Jakamal dalam keadaan sudah mabuk karena minuman keras. Sampai kemanapun pelaku pembunuhan sadis tersebut tetap kami kejar. Sebaiknya, segera menyerahkan diri saja," tegasnya.
Ditembak dengan Pistol Sendiri
Istri almarhum, Rubiahtun, menyampaikan suaminya juga ditembak para pelaku di lokasi kejadian. Senjata api itu merupakan milik Jakamal yang direbut para pelaku dari warga yang ingin melarikan Jakamal ke rumah sakit.
"Mereka membacok, menikam, dan menombak suamj saya meski sudah tidak berdaya. Merasa tidak puas juga, mereka merampas pistol kemudian menembak dada suami saya," ungkap Rubiahtun. Jakamal meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Brigadir Jakamal tewas mengenaskan di lahan garapan Pasar IV, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
"Polisi itu tewas bersimbah darah dengan kondisi tubuh penuh luka bekas tusukan dan bacokan. Orang yang menghabisinya diduga lebih dari enam orang," ujar seorang warga Labuhan Deli, Muhammad Ridwan (45).
Ridwan mengatakan, tidak ada masalah antara Jakamal dengan pelaku pembunuhan. Saat kejadian, Jakamal mendengar suara ribut-ribut di area lahan garapan.
Menurut Herman (36), saksi lain yang melihat kejadian tersebut, Jakamal berusaha melerai keributan di sana. Namun, para pelaku justru tidak puas. Sebaliknya, para pelaku malah menyerang korban.
"Peristiwa pembunuhan ini sangat tragis, korban yang sudah tidak berdaya masih dibacok dan ditusuk pelaku bersenjata," katanya.
Menyusul kejadian pembunuhan terhadap polisi, Polda Sumut bersama dengan Polrestabes Medan turun ke lokasi kejadian. Jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit untuk diautopsi.
Selain itu, ratusan polisi melakukan penyisiran ke rumah-rumah penduduk yang dicurigai sebagai tempat persembunyian para pelaku penbunuhan anggota Polri tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




