Tim Sauber Diminta Bawa Pesan Damai di Bahrain
Kamis, 19 April 2012 | 19:51 WIB
Itu jika tim Sauber bersedia memasang stiker bertulisan "No Guns Against Voices" di mobil balapnya.
Kelompok aktivis perdamaian menggelar aksi demi meminta salah satu tim kontestan balap Formula 1 (F1), Sauber, untuk membawa pesan perdamaian dalam balapan. Tepatnya, mereka meminta tim tersebut memasang stiker bertulisan "No Guns Against Voices" (Tak Ada Senjata untuk Melawan Suara) di mobil-mobil tim itu, dalam balapan seri GP Bahrain, akhir pekan ini.
GSoA, nama grup aktivis yang selama ini juga berkampanye untuk menghapuskan (keberadaan) militer Swiss itu, beraksi langsung di depan markas tim asal Swiss tersebut, di Hinwil, Kamis (19/4). Mereka hadir lengkap dengan membawa sebuah stiker besar sepanjang 1,5 meter yang berisikan tulisan/slogan perdamaian tersebut.
Juru bicara kampanye ini, Jonas Zuercher, kepada kantor berita AP mengatakan bahwa pesan (stiker) tersebut bisa saja dipasang oleh tim Sauber di bagian sayap belakang mobil-mobil balap mereka. Untuk diketahui, Sauber di musim balapan 2012 ini diperkuat oleh dua pembalap, yaitu Sergio Perez dan Kamui Kobayashi.
Menurut Zuercher pula, (pemerintah) Bahrain saat ini tengah memainkan "politik imej" dengan bersikeras menggelar seri balapan dunia tersebut di negerinya. Padahal, katanya pula, negara kerajaan tersebut sampai saat ini masih terus menekan para pengunjuk rasa pro-demokrasi setempat dengan cara-cara represif.
Lebih jauh, menurut Zuercher, jika bersedia membawa pesan tersebut, maka Sauber dalam hal ini akan sekaligus "memberi tanda" (cinta perdamaian) kepada masyarakat Bahrain.
Kelompok aktivis perdamaian menggelar aksi demi meminta salah satu tim kontestan balap Formula 1 (F1), Sauber, untuk membawa pesan perdamaian dalam balapan. Tepatnya, mereka meminta tim tersebut memasang stiker bertulisan "No Guns Against Voices" (Tak Ada Senjata untuk Melawan Suara) di mobil-mobil tim itu, dalam balapan seri GP Bahrain, akhir pekan ini.
GSoA, nama grup aktivis yang selama ini juga berkampanye untuk menghapuskan (keberadaan) militer Swiss itu, beraksi langsung di depan markas tim asal Swiss tersebut, di Hinwil, Kamis (19/4). Mereka hadir lengkap dengan membawa sebuah stiker besar sepanjang 1,5 meter yang berisikan tulisan/slogan perdamaian tersebut.
Juru bicara kampanye ini, Jonas Zuercher, kepada kantor berita AP mengatakan bahwa pesan (stiker) tersebut bisa saja dipasang oleh tim Sauber di bagian sayap belakang mobil-mobil balap mereka. Untuk diketahui, Sauber di musim balapan 2012 ini diperkuat oleh dua pembalap, yaitu Sergio Perez dan Kamui Kobayashi.
Menurut Zuercher pula, (pemerintah) Bahrain saat ini tengah memainkan "politik imej" dengan bersikeras menggelar seri balapan dunia tersebut di negerinya. Padahal, katanya pula, negara kerajaan tersebut sampai saat ini masih terus menekan para pengunjuk rasa pro-demokrasi setempat dengan cara-cara represif.
Lebih jauh, menurut Zuercher, jika bersedia membawa pesan tersebut, maka Sauber dalam hal ini akan sekaligus "memberi tanda" (cinta perdamaian) kepada masyarakat Bahrain.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




