Wapres: Butuh Satu Tahun Siapkan Full Day School
Selasa, 20 Juni 2017 | 20:34 WIB
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK), mengatakan, setidaknya membutuhkan waktu satu tahun untuk mempersiapkan pelaksanaan sekolah lima hari penuh selama delapan jam atau dikenal dengan istilah full day school.
"Setahun lah (untuk persiapan-red). Jadi, yang untuk total kalau semuanya disetujui dulu tapi ini kan fleksibel juga tidak berarti 8 jam harus duduk di kelas, tidak kan? Jadi nanti kita matangkan semuanya, menteri-menteri yang matangkan," kata JK, di Jakarta, Selasa (20/6).
Dalam pandangannya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi sebelum kebijakan tersebut dilaksanakan di seluruh sekolah tingkat dasar, pertama dan menengah di Tanah Air. Di antaranya, kesiapan guru, murid, logistik, hingga sarana dan prasarana pendukung.
"Semua perubahan yang mendasar itu perlu persiapan-persiapan. Jadi karena ini memang perubahan mendasar yang menyangkut 50 juta anak sekolah maka persiapannya harus matang betul. Disamping gurunya, muridnya, sekolahnya, masyarakatnya, orangtuanya harus disiapin, madrasahnya harus disiapin, karena ini butuh banyak masukan," ungkapnya.
Terkait Peraturan Presiden (Perpres) yang akan diterbitkan, JK mengatakan masih menunggu masukan dari berbagai pihak dahulu perihal penerapan sekolah lima hari penuh. Setelah masukan didapat dan dikaji, presiden baru akan mengeluarkan peraturannya guna diterapkan.
"Saya kira nanti setelah masukan-masukan itu, presiden akan keluarkan peraturannya," ujar JK.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




