Arus Mudik Jateng: Arus Lancar, Angka Kecelakaan Menurun Drastis

Rabu, 28 Juni 2017 | 20:59 WIB
ST
FB
Penulis: Stefi Thenu | Editor: FMB
Kendaraan pemudik antre melintasi pintu keluar tol Salatiga ke jalur Salatiga-Solo atau Salatiga-Sragen di Pintu Keluar Tol Salatiga, Jawa Tengah, 24 Juni 2017.
Kendaraan pemudik antre melintasi pintu keluar tol Salatiga ke jalur Salatiga-Solo atau Salatiga-Sragen di Pintu Keluar Tol Salatiga, Jawa Tengah, 24 Juni 2017. (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Semarang - Data Dinas Perhubungan Jawa Tengah menyebutkan, jumlah pemudik tahun 2017 sebanyak 8,14 juta jiwa, naik 1,29 persen dari tahun 2016 yang mencapai 6.288.479 jiwa. Pemudik menggunakan mobil mencapai 4.120.527 orang, naik 40 persen dibanding tahun 2016 yang hanya 2.943.234 orang. Untuk jumlah penumpang bus umum turun 2,11 persen. Pada mudik Lebaran tahun lalu, angka pemudik yang menggunakan bus mencapai 4,42 juta jiwa dan tahun ini menjadi 4,32 juta jiwa.

Untuk jumlah penumpang pesawat pada arus mudik 2017 mengalami peningkatan 12 persen. Tahun lalu, jumlah penumpang pesawat di Bandara Ahmad Yani 12.857 orang, tahun ini, jumlah penumpang pesawat yang turun di Bandara Ahmad Yani menjadi 13.000 orang. Sedangkan untuk penumpang KA, total penumpang naik dan turun di Stasiun Poncol Semarang, tercatat 58.000 orang dan turun 51.000 orang. Untuk Stasiun Tawang, jumlah penumpang naik 33.000 dan turun 44.000 orang.

Untuk kasus kecelakaan lalu lintas, pada tahun 2016, jumlah kecelakaan di Jateng 694 kasus, dengan korban meninggal dunia mencapai 41 jiwa. Korban luka berat 69 jiwa dan luka ringan 1.003 jiwa. Sedangkan untuk jumlah kerugian materi Rp 645.150.000. Tahun ini, jumlah kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran yang dicatat Polda Jawa Tengah, yakni 22 kejadian yang mengakibatkan empat orang tewas, empat luka berat, 37 luka ringan dan kerugian materi Rp 32.600.000.

Kelancaran arus mudik tahun ini juga berkat adanya penambahan ruas tol, yang dijadikan tol fungsional atau darurat karena belum sepenuhnya rampung. Untuk Trans-Jawa, jalan tol yang fungsional sepanjang 337 kilometer. Untuk ruas Brebes Timur hingga Weleri, Kendal di Jateng tercatat sepanjang 110 kilometer. Ruas yang fungsional tersebut mampu mengurangi atau memecah kemacetan pada 4 titik rawan, yaitu di Tegal, Pemalang, Pekalongan, dan Batang. Selain itu, rampungnya ruas tol Bawen-Salatiga sepanjang 17,6 km pada 15 Juni lalu juga berkontribusi dalam kelancaran arus mudik di Jateng. Dibukanya jalur itu, menjadi alternatif para pemudik yang akan menuju Kota Salatiga, Solo, atau Yogyakarta.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon