Buwas: Indonesia Surga Baru Peredaran Narkoba

Kamis, 13 Juli 2017 | 19:59 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso atau Buwas menyebut  Hari Anti-Narkoba Internasional (HANI) 2017 merupakan hari yang memperihatinkan bagi bangsa Indonesia karena Indonesia masih termasuk negara darurat narkoba.
Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso atau Buwas menyebut Hari Anti-Narkoba Internasional (HANI) 2017 merupakan hari yang memperihatinkan bagi bangsa Indonesia karena Indonesia masih termasuk negara darurat narkoba. (beritasatu tv)

Jakarta - Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso atau Buwas menyebut Hari Anti-Narkoba Internasional (HANI) 2017 merupakan hari yang memperihatinkan bagi bangsa Indonesia karena Indonesia masih termasuk negara darurat narkoba.

Buwas menyebut Indonesia masih darurat narkoba karena peredaran narkoba dengan mudahnya bisa dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan atau lapas, bahkan bisa diselundupkan dengan mudah dari negara tetangga.

"Salah satunya peredaran narkoba 50 persen dikendalikan dari dalam lapas, ini tidak bisa dibantah, yang terakhir saja kita buktikan bagaimana keterlibatan oknum di dalam lapas, bagaimaa CCTV mengawasi aparat di dalam lapas, bukan petugas yg mengawasi mereka," ujar Buwas usai menghadiri acara peringatan HANI di Jakarta Kamis (13/7).

Buwas mengatakan dirinya mendapat laporan bahwa Thailand telah menangkap satu konteiner sabu yang rencananya akan dikirim ke Indonesia. Selain itu, Indonesia menjadi surga baru bagi pengedar narkoba asal Filipina.

"Banyak pengedar narkoba dari Filipina lari ke Indonesia sebagai dampak pemberlakuan hukuman yang keras terhadap pengedar narkoba oleh Presiden Filipina," kata Buwas.

Menurut dia, peringatan HANI tahun ini justru menjadi hari keprihatinan bagi bangsa Indonesia karena semakin meningkatnya peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

"Hari ini adalah hari keprihatinan kita Indonesia, makanya apa yang kita lakukan di TMII ini untuk membuktikan bahwa Indonesia itu kecil. Kita prihatin, kenapa? karena pengguna makin banyak, faktanya penyalahgunaan juga banyak," tegas mantan Kabareskrim Polri itu.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon