PT PP Kirim 29 Peserta SMN Papua ke Manado

Senin, 24 Juli 2017 | 17:14 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Papua, disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, Asiano G Kawatu, di kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Utara (Sulut).
Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Papua, disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, Asiano G Kawatu, di kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Utara (Sulut). (Istimewa)

Manado - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, ditunjuk oleh Kementerian BUMN untuk menjadi penyelenggara Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) tahun 2017 wilayah Papua.

Dalam program kontribusi BUMN untuk mengemban misi kebangsaan dan kebudayaan ini, peserta SMN Papua berjumlah 29 orang siswa dan siswi, dua orang guru pendamping, dan satu orang perwakilan Dinas Pendidikan Papua.

Siswa dan siswi Papua menampilkan tarian khas dari Papua.

Kedatangan peserta SMN asal Papua disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Utara, Asiano G Kawatu, di kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Utara (Sulut). Dalam acara penerimaan tersebut, siswa dan siswi SMN Papua menampilkan tarian khas dari Papua.

Siang harinya, peserta mengunjungi SMA Negeri 9 Manado yang merupakan sekolah binaan khusus yang ada di Manado. Sejak tahun anggaran 1998/1999, SMA Negeri 9 Manado ditunjuk menjadi SMU Binaan Khusus (Binsus).

SMA Binsus ini, bertujuan untuk mengasah anak-anak pelajar yang memiliki potensi, bakat, dan prestasi tinggi yang tersebar di seluruh pelosok desa, dan perlu diberikan pelayanan khusus oleh para guru, pembimbing dan pelatih yang memadai.

Selanjutnya, rombongan SMN Papua menuju Gereja Masehi Injil di Minahasa (GMIM) atau sering disebut Gereja Sentrum, yang merupakan gereja tertua di Manado.

Gereja ini berdiri tahun 1677, dan saat ini menjadi salah satu situs sejarah religi di Manado. Pada masa pendudukan Jepang, bangunan gereja ini pernah menjadi markas Manado Syuu Kiri Sutokyop Kyookai (MSKK).

Sementara, pada masa Perang Dunia II, gereja ini hancur dibom. Untuk mengenangnya, dibangun Tugu Perang Dunia II, yang lokasinya persis berada di samping kiri pintu gerbang Gereja.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon