Mantan Kekasih Perdana Menteri Inggris Menjadi Biarawati

Senin, 30 April 2012 | 10:27 WIB
TJ
B
Penulis: Telegraph/ Liberty Jemadu | Editor: B1
Perdana Menteri Inggris David Cameron didampingi Menteri Luar Negeri Indonesia  Marty Natalegawa saat tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma. FOTO: ROMEO GACAD/AFP
Perdana Menteri Inggris David Cameron didampingi Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa saat tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma. FOTO: ROMEO GACAD/AFP
Berkencan sejak lulus kuliah

Salah satu mantan kekasih Perdana Menteri Inggris, David Cameron memutuskan untuk menjadi biarawati karena merasa "dunia tidak lagi berarti" setelah dia jatuh dalam penyalahgunaan alkohol dan narkotika.

Laura Adshead (44), yang kini menjadi Suster John Mary, berkencan dengan Cameron lebih dari setahun ketika keduanya bekerja untuk kantor pusat Partai Konservatif di awal tahun 1990an.

Keduanya bertemu di Oxford pada akhir 1980an, tetapi baru mulai berkencan pada musim semi 1990.

Akan tetapi pada 1991 hubungan keduanya berakhir. Seorang teman dari kedua pasangan itu, dalam biografi Cameron yang diterbitnya 2007 mengatakan pada masanya Adshead adalah gadis pirang yang menarik.

Dalam beberapa tahun berikutnya, Adshead  terus memegang peran penting di Partai Konservatif. Ia pernah menjadi bertugas untuk membalas surat-surat korespondensi publik mantan Perdana Menteri John Major sebelum di pindahkan ke departemen riset Eropa.

Di antara rekan sejawat Adshead, terdapat Andrew Lansley yang kini menjadi menteri kesehatan Inggris.

Akan tetapi Adshead lalu meninggalkan politik, meninggalkan Inggris, dan pindah ke New York untuk bekerja di perusahaan periklanan. Di tempat yang baru ia menikmati kesuksesan dan sempat menjadi bos di perusahaan ternama seperti Ogilvy & Mather dan Publicis.

Tetapi tiba-tiba pada 2008 dia memutuskan untuk bergabung dengan tarekat Abbey of Regina Laudis, biara yang terletak tiga jam di luar kota New York.

"Saya merasa telah mencoba segala hal dalam hidup yang bisa membuat saya bahagia. Tetapi jalan itu membuat saya jatuh ke dalam alkoholisme dan kecanduan obat-obatan," kata Adshead yang kini dikenal dengan nama Suster John Mary dalam sebuah wawancara di sebuah film dokumenter.

Ketika dia memberitahukan ibunya, Katherine yang seorang dosen bidang sejarah purba, bahwa ia akan masuk biara, ia mendapat pesan jelas dari ibunya.

"Ya, saya tahu dunia ini tidak lagi punya arti yang nyata lagi bagi kamu," jawaban sang ibu seperti yang dikenang Suster John Mary dalam film berjudul "God is Bigger than Elvis" itu.

Adapun film dokumenter itu dibuat untuk merayakan kehidupan Suster Dolores Hart, rekan sebiara Suster John Mary, yang merupakan seorang mantan artis Hollywood pada era 1960an. Ia mengaku menjadi perempuan pertama yang berciuman dengan Elvis Presley di layar kaca.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon