Sebuah Rumah Terbakar Akibat Masak Mie Instan
Minggu, 6 Mei 2012 | 08:38 WIB
Api pertama kali membakar warung yang terletak di bagian belakang rumah milik Jafrida (35) itu sekitar pukul 13.00 WIB
Sebuah rumah semi permanen di Jalan Bahari Nomor 46-A RT1/RW 3 Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang hangus terbakar diduga akibat kompor yang tengah digunakan untuk memasak mi instan meledak, kemarin.
Jusni (45) salah seorang warga setempat mengungkapkan, api pertama kali membakar warung yang terletak di bagian belakang rumah milik Jafrida (35) itu sekitar pukul 13.00 WIB.
"Dia (Jafrida) sedang memasak mi instan tapi kompor ditinggal dalam keadaan menyala. Tiba-tiba terlihat asap mengepul dari warung. Saat saya lihat, sebagian barang dagangan juga sudah habis terbakar," ujarnya.
Sejumlah warga berupaya melakukan pemadaman dengan mengambil air dengan menggunakan timba dari sumur yang jaraknya sekitar 30 meter dari warung. Sebagian warga lain juga berusaha menolong dengan membawa air dari rumah mereka masing-masing.
Namun upaya itu sia-sia karena ai terus saja membesar dan membakar seluruh rumah.
Dalam kejadian itu hanya sedikit barang-barang yang bisa diselamatkan. Sementara warga yang rumahnya berdekatan juga langsung mengevakuasi barang-barang milik mereka.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran beserta 18 petugas baru tiba di lokasi setelah satu jam berselang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Budhi Erwanto mengungkapkan, pihaknya sempat salah jalan untuk menemukan lokasi kejadian, sehingga terlambat sampai di lokasi.
Petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp35 juta. "Tim masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran itu, namun dugaan awal rumah terbakar akibat kelalaian pemilik," kata Budhi.
Sebuah rumah semi permanen di Jalan Bahari Nomor 46-A RT1/RW 3 Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang hangus terbakar diduga akibat kompor yang tengah digunakan untuk memasak mi instan meledak, kemarin.
Jusni (45) salah seorang warga setempat mengungkapkan, api pertama kali membakar warung yang terletak di bagian belakang rumah milik Jafrida (35) itu sekitar pukul 13.00 WIB.
"Dia (Jafrida) sedang memasak mi instan tapi kompor ditinggal dalam keadaan menyala. Tiba-tiba terlihat asap mengepul dari warung. Saat saya lihat, sebagian barang dagangan juga sudah habis terbakar," ujarnya.
Sejumlah warga berupaya melakukan pemadaman dengan mengambil air dengan menggunakan timba dari sumur yang jaraknya sekitar 30 meter dari warung. Sebagian warga lain juga berusaha menolong dengan membawa air dari rumah mereka masing-masing.
Namun upaya itu sia-sia karena ai terus saja membesar dan membakar seluruh rumah.
Dalam kejadian itu hanya sedikit barang-barang yang bisa diselamatkan. Sementara warga yang rumahnya berdekatan juga langsung mengevakuasi barang-barang milik mereka.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran beserta 18 petugas baru tiba di lokasi setelah satu jam berselang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Budhi Erwanto mengungkapkan, pihaknya sempat salah jalan untuk menemukan lokasi kejadian, sehingga terlambat sampai di lokasi.
Petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp35 juta. "Tim masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran itu, namun dugaan awal rumah terbakar akibat kelalaian pemilik," kata Budhi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




