Mendapat Paspor
Senator McCain Berharap Suu Kyi Segera Berkunjung ke AS
Rabu, 9 Mei 2012 | 14:58 WIB
Suu Kyi diundang untuk menerima Congressional Gold Medal, penghargaan tertinggi untuk warga sipil
Senator John McCain menantikan kedatangan Aung San Suu Kyi segera setelah pemimpin oposisi Myanmar itu mendapat paspor.
Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) mengatakan bahwa Suu Kyi yang menghabiskan lebih dari dua dekade dalam tahanan junta militer, telah mendapat paspor dan bersiap untuk melakukan perjalanan keluar negeri, yang pertama dalam 24 tahun terakhir.
"Saya sangat senang dia mendapatkannya. Kami menantikan untuk menyambutnya di Kongres," kata McCain, yang mengepalai komite angkatan bersenjata dari Partai republik, salah satu yang mendesain kebijakkan luar negeri Amerika Serikat untuk Myanmar.
McCain tidak menjelaskan detail tanggal kedatangan Suu Kyi ke Washington, namun dikatakan bahwa parlemen Amerika Serikat mengundang Suu Kyi untuk menerima Congressional Gold Medal, penghargaan tertinggi untuk warga sipil.
"Kami menunggu kehadirannya," kata McCain, yang mengunjungi Myanmar pada Januari, dan bertemu dengan Suu Kyi serta puhak pemerintah.
"Kami sangat bangga dengannya dan berharap kemajuan terus tercipta di Burma," katanya, menyebut Myanmar dengan nama lamanya.
Suu Kyi dijadwalkan berkunjung ke Oslo bulan depan untuk menerima Hadiah Nobel Perdamaian, yang seharusnya diterima pada tahun 1991.
Kemudian Suu Kyi akan berkunjung ke Inggris dimana dia pernah tinggal selama beberapa tahun dengan mendiang suaminya dan dua anak lelakinya, sebelum kembali ke Myanmar akhir tahun 1980-an.
Suu Kyi mengajukan dokumen perjalanan segera setelah dia terpilih menjadi anggota parlemen, pada pemilihan umum tanggal 1 April.
Pada bulan April, Washington telah mengundang Menteri Luar Negeri Wunna Maung Lwin untuk kunjungan formal yang diharapkan dapat mempercepat reformasi.
Senator John McCain menantikan kedatangan Aung San Suu Kyi segera setelah pemimpin oposisi Myanmar itu mendapat paspor.
Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) mengatakan bahwa Suu Kyi yang menghabiskan lebih dari dua dekade dalam tahanan junta militer, telah mendapat paspor dan bersiap untuk melakukan perjalanan keluar negeri, yang pertama dalam 24 tahun terakhir.
"Saya sangat senang dia mendapatkannya. Kami menantikan untuk menyambutnya di Kongres," kata McCain, yang mengepalai komite angkatan bersenjata dari Partai republik, salah satu yang mendesain kebijakkan luar negeri Amerika Serikat untuk Myanmar.
McCain tidak menjelaskan detail tanggal kedatangan Suu Kyi ke Washington, namun dikatakan bahwa parlemen Amerika Serikat mengundang Suu Kyi untuk menerima Congressional Gold Medal, penghargaan tertinggi untuk warga sipil.
"Kami menunggu kehadirannya," kata McCain, yang mengunjungi Myanmar pada Januari, dan bertemu dengan Suu Kyi serta puhak pemerintah.
"Kami sangat bangga dengannya dan berharap kemajuan terus tercipta di Burma," katanya, menyebut Myanmar dengan nama lamanya.
Suu Kyi dijadwalkan berkunjung ke Oslo bulan depan untuk menerima Hadiah Nobel Perdamaian, yang seharusnya diterima pada tahun 1991.
Kemudian Suu Kyi akan berkunjung ke Inggris dimana dia pernah tinggal selama beberapa tahun dengan mendiang suaminya dan dua anak lelakinya, sebelum kembali ke Myanmar akhir tahun 1980-an.
Suu Kyi mengajukan dokumen perjalanan segera setelah dia terpilih menjadi anggota parlemen, pada pemilihan umum tanggal 1 April.
Pada bulan April, Washington telah mengundang Menteri Luar Negeri Wunna Maung Lwin untuk kunjungan formal yang diharapkan dapat mempercepat reformasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




