Realisasi Produksi Geo Dipa Meningkat 30%

Kamis, 4 Januari 2018 | 15:39 WIB
EH
B
Penulis: Euis Rita Hartati | Editor: B1
PT Geo Dipa Energi
PT Geo Dipa Energi (Istimewa)

JAKARTA - Menutup akhir tahun 2017, PT Geo Dipa Energi (Persero) berhasil meningkatkan produksi listrik sebesar 763 GWh. Angka ini naik 30% dibanding realisasi produksi listrik tahun 2016 yang sebesar 586 GWh.

"Jumlah realisasi produksi listrik sebesar itu, diperoleh dari dua unit panas bumi, yaitu Unit Patuha, dan Unit Dieng," kata Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Riki Ibrahim dalam keterangan tertulis.

Hal.itu dikrmukakan Riki saat menyaksikan langsung pencatatan produksi saat pergantian tahun 2017/2018, di Dieng, Jawa Tengah, Senin (1/1).

Riki merinci, realisasi produksi pembangkitan Unit Patuha untuk tahun 2017 itu mencapai rata-rata 56 MW, sedangkan PLTP Unit Dieng berhasil meningkatkan performanya menjadi rata-rata 44 MW dibanding tahun 2016 yang mencapai rata-rata 37 MW.

"Kenaikan realisasi produksi listrik tahun ini merupakan hasil kinerja seluruh insan Geo Dipa dari program optimalisasi kedua lapangan baik pengawasan dari sisi hulu maupun hilirnya," kata Riki.

Optimalisasi yang dimaksud adalah mengupayakan produksi listrik agar dapat mencapai sesuai dengan kapasitas terpasang di masing-masing unit pembangkit.

Unit Patuha, telah berhasil meningkatkan supply uap di lapangan Patuha Unit I dengan melakukan tie-in PPL-04 dan PPL-06, dalam menjaga keandalan uap serta melakukan pula perbaikan minor PLTP pada saat simple inspection awal tahun 2017.

Sedangkan optimalisasi di PLTP Unit Dieng telah dilakukan Unit Dieng dengan menjaga produksi uap melalui pemeliharan fasilitas steamfield, brine managementdan juga menjaga keandalan power plantyang sudah ada sejak tahun 2002.

Karena itu, pada kesempatan kesempatan itu, Riki Ibrahim juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh insan Geo Dipa yang telah berhasil menunjuk-kan kinerja yang baik di tahun 2017.

Di tahun 2017, insan Geo Dipa juga berhasil menjalankan program kerja untuk pengem-bangan area di Prospek Candradimuka, WKP Dataran Tinggi Dieng, Prospek Candi Umbul Telomoyo dan Arjuno Welirang yang merpakan WKP baru atas penugasan Pl pemerintah di tahun 2017.

Menurut Riki, manajemen Geo Dipa juga mendapat dukungan penuh pemegang saham dalam rangka mempercepat pertumbuhan pendapata, serta mengurangi akumulasi rugi Perusahaan yang tercatat sebesar Rp. 641 Milyar sampai Desember 2016.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon