Warga Bogor Diminta Waspada Cuaca Ekstrem pada Februari
Selasa, 6 Februari 2018 | 16:57 WIB
Bogor - Masyarakat harus kian mewaspadai cuaca ekstrem. Badan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak hujan tahun ini terjadi Februari hingga menjelang Maret 2018.
Stasiun Klimatologi BMKG Dramaga mencatat rata-rata curah hujan tinggi terjadi di wilayah Bogor di atas 100 mm per hari atau di atas 20,0 mm per jam. Jumlah tersebut di atas rata-rata normal 50 mm per hari. Sedangkan wilayah dengan curah hujan tinggi terjadi di Cisarua, Babakanmadang, Kota Bogor, Cibinong, dan Dramaga.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Dramaga Bogor Budi Suhardi menuturkan, karakteristik cuaca saat ini hujan turun cukup deras dalam waktu singkat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya hujan turun dari siang hingga sore menjelang malam dengan intensitas sedang.
"Curah hujan saat ini termasuk ekstrem, disertai petir dan embusan angin kencang. Puncaknya terjadi Februari menjelang Maret 2018. Memasuki akhir Maret curah hujan menurun seiring masuknya periode musim kemarau," katanya, Selasa (6/2).
Budi mengatakan, curah hujan ekstrem dengan intensitas hujan yang semakin banyak disertai petir dan angin kencang ini yang perlu diwaspadai masyarakat di wilayah Bogor.
Ia menuturkan, wilayah Bogor dan sekitarnya sebenarnya bukan termasuk dalam wilayah zona musim. Sebab, hujan terjadi di sepanjang bulan selama setahun. Namun, pada musim hujan intensitas hujannya akan semakin meningkat dibanding pada musim kemarau.
Ia menambahkan, secara umum prakiraan cuaca untuk wilayah Jabodetabek khususnya Bogor, pagi hari umumnya cerah hujan dengan intensitas ringan. Antara siang dan sore hari berpotensi terjadi hujan sedang sampai lebat. Begitu pula malam harinya,
"Suhu udara berkisar antara 20,4 sampai 33,9 derajat celcius," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




