PT KAI Waspadai Titik Potensi Bencana
Rabu, 11 April 2018 | 16:30 WIB
Solo - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mewaspadai sejumlah titik potensi bencana yang dilalui oleh kereta api.
"Pengamanan jalur ini ada dua aspek yang harus diperhatikan, yaitu alam dan non-alam. Untuk alam ini ada titik-titik tertentu yang kami lakukan inspeksi," kata Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Solo, Rabu (11/4).
Dikatakan, beberapa potensi alam yang harus diwaspadai di antaranya longsor, banjir, dan tanah ambles. Terkait hal itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi.
"Koordinasi kami lakukan di setiap daerah karena potensi bencana di masing-masing daop berbeda," katanya.
Seperti di Daop V, dikatakannya, ada tujuh titik rawan bencana terutama banjir dan longsor perlu diwaspadai. Sedangkan di Daop VI khususnya dari sisi alam cenderung lebih aman.
Menurut dia, inspeksi tersebut juga dilakukan sebagai persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2018.
"Terkait hal ini kami menargetkan zero accident dan zero complaint dari konsumen. Oleh karena itu, inspeksi dan koordinasi terus kami lakukan," katanya.
Sementara itu, disinggung mengenai kecelakaan antara truk dengan KA Sancaka di Kilometer 215+8, Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur minggu lalu, ia mengatakan saat ini kronologisnya sedang dalam proses penyelidikan.
"Sancaka sudah aman, jalur juga sudah bisa dilewati. Untuk kejadiannya sedang diinvestigasi oleh KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi, red)," katanya.
Mengenai total kerugian, dikatakannya, juga sedang dalam perhitungan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




