Serap Aspirasi Warga dengan Wisata Gurilap

Sabtu, 28 April 2018 | 22:39 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Sejumlah nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI Santolo, Desa Citeureum, Kecamatan Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyampaikan keluhan mereka kepada calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua, Tb Hasanuddin, Kamis, 26 April 2018.
Sejumlah nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI Santolo, Desa Citeureum, Kecamatan Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyampaikan keluhan mereka kepada calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua, Tb Hasanuddin, Kamis, 26 April 2018. (Istimewa/Asni Ovier)

Jakarta – Calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua, Tb Hasanuddin (Kang Hasan) terus berusaha mencari dan menyerap aspirasi warga. Cara yang dilakukan adalah dengan menggelar "Wisata Gunung, Rimba, Laut, dan Pantai" atau disebut Wisata Gurilap.

Hal itu dikatakan Kang Hasan dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/4). Wisata Gurilap telah dilakukan Kang Hasan sejak awal pekan ini. Selama hampir sepekan, dia bertemu tokoh-tokoh masyarakat dan aktivis, termasuk aktivis Presidium Pemekaran Jawa Barat Selatan.

Empat Presidium Pemekaran Jabar Selatan, yakni Cianjur Selatan, Garut Selatan, Sukabumi Selatan (Jampang), dan Tasikmalaya Selatan telah mendeklarasikan dukungan terhadap Kang Hasan dan penndampingnya, Anton Charliyan atau pasangan Hasanah.

Bahkan, Kang Hasan menandatangni kesepakatan dengan para Presidium pada forum diskusi bertemakan "Kang Hasan Mendenga" yang diselenggarakan di Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut, Rabu (25/4).

Menindaklanjuti pertemuan itu, Kang Hasan akan melanjutkan kampanye yang disebut Wisata Gurilap tersebut. "Senin nanti kami akan melanjutkan perjalanan ke Jabar selatan bagian barat untuk mendengar aspirasi masyarakat di Sukabumi Selatan, di daerah Jampang," ujarnya.

Dikatakan, Presidium dan tokoh masyarakat di Sukabumi Selatan ingin memekarkan diri menjadi Kabupaten Jampang. "Mereka ingin agar ada pemekaran Kabupaten Jampang untuk memudahkan administrasi pemerintahan dan pemerataan pembangunan," ujarnya.

Dikatakan, munculnya keinginan untuk memekarkan wilayah karena masyarakat selatan Jabar belum merasakan pembangunan yang seimbang dengan daerah utara Jawa Barat. Selain itu, pusat pereokonomian di selatan Jawa Barat juga harus segera direalisasikan, sehingga angka kemiskinan dan pengangguran bisa ditekan serta harkat dan martabat ekonomi masyarakat selatan Jabar ikut terangkat.

Presidium Pembentukan Kabupaten Jampang, Dede Surahman menyampaikan
kabupaten baru itu harus diwujudkan agar pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat lebih efektif. Masyarakat Jawa Barat juga bisa merasakan pemerataan pembangunan.

Menurut Dede, Presidium pembentukan Kabupaten Jampang telah menggelar penelitian dan audiensi dengan berbagai pemangku kepentingan. Berdasarkan kajian sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang ada, maka daerah pemekaran Kabupaten Jampang layak diwujudkan. "Kami menaruh harapan besar terhadap Kang Hasan dan Kang Anton untuk bisa merealisasikan cita-cita pemekaran," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon