Pengalihan Arus, Jalan Kebon Sirih, Jaksa, dan Gondangdia Macet
Jumat, 11 Mei 2018 | 10:40 WIB
Jakarta - Pengalihan arus lalu lintas karena adanya Aksi 115 "Indonesia Bebaskan Al-Quds", Jumat (11/5) telah membuat sejumlah ruas jalan di sekitar Monumen Nasional (Monas) mengalami kemacetan. Ini terjadi lantaran para pengemudi kendaraan pribadi mencari jalan alternatif agar mereka bisa sampai ditujuan.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, kemacetan lalu lintas terlihat di kawasan Gondangdia. Kondisi ini dikarenakan, banyak massa Aksi 115 yang turun dari kereta api menuju titik kumpul massa di Monas. Mereka lebih memilih berjalan kaki bersama rombongannya dari Stasiun KA Gondangdia ke Monas, daripada menggunakan ojek konvensional. Mengingat seluruh Jalan Medan Merdeka ditutup.
Kemacetan lalu lintas juga terlihat di sepanjang Jalan Kebon Sirih Raya, depan gedung DPRD DKI. Kepadatan lalu lintas mulai terlihat di perempatan Jalan Sabang hingga menuju Patung Tugu Tani. Puluhan mobil terlihat tak bergerak, karena di depan Patung Tugu Tani terlihat ada tumpukan massa yang ingin segera bergabung dengan massa yang telah berada di Monas.
Kemacetan di Jalan Kebon Sirih Raya berdampak pada Jalan Jaksa yang juga mengalami kemacetan arus lalu lintas, terlihat barisan panjang antrean mobil yang berada di jalan tersebut.
Sementara itu, kondisi lalu lintas di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, tepatnya di depan gedung Balai Kota, terlihat lengang. Hanya ada satu dua kendaraan roda empat dan dua yang melintasi jalan tersebut.
Sedangkan jalan di depan Istana Wakil Presiden dan Kedubes AS yang juga di Jalan Medan Merdeka Selatan ditutup. Terlihat barikade kawat berduri terpasang menutupi jalan. Juga ada sekitar dua unit mobil anti huru hara yang terparkir di depan Istana Wakil Presiden.
Selain itu, terlihat ratusan aparat kepolisian dan TNI yang sedang berjaga-jaga di depan Istana Wakil Presiden dan Kedubes AS. Mereka mengantisipasi bila ada massa yang bergerak menuju Kedubes AS.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




