Johan Harus Mampu Jaga Dharma Jaya dari Kartel

Kamis, 24 Mei 2018 | 11:53 WIB
ES
JS
Penulis: Erwin C Sihombing | Editor: JAS
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (tengah) dan Johan Romadhon (kiri).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (tengah) dan Johan Romadhon (kiri). (Istimewa)

Jakarta - Johan Romadhon, selaku Dirut Dharma Jaya yang baru, menggantikan Marina Ratna Dwi Kusumajati berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) No 880/2018 diharapkan mampu meningkatkan fungsi BUMD dalam menjaga kebutuhan pangan dan menjaganya dari bagian permainan kartel.

Anggota Komisi B dari Fraksi Partai Gerindra Prabowo Soenirman menyatakan siap menjadi orang pertama yang meminta Johan mundur apabila di kemudian hari yang bersangkutan menjadi bagian dari permainan importir daging.

"Saya belum kenal yang bersangkutan tetapi jika dia merupakan titipan importir saya orang yang pertama kali meminta yang bersangkutan mundur dari jabatan nya," kata Prabowo, di Jakarta, Kamis (24/5).

Prabowo mengaku, sejauh ini legislatif menganggap Johan sebagai sosok yang profesional karena dipilih berdasarkan hasil seleksi tim yang dibentuk Gubernur DKI Anies Baswedan.

Dia berharap Johan yang sempat menjabat direksi di PT Argo mampu menjawab tantangan kebutuhan pangan di DKI.

"Kita berharap Dharma Jaya bisa menyediakan daging untuk keperluan Jakatya dengan mendatangkan sendiri atau mengimpor tanpa pihak ke tiga," kata Prabowo.

Selain menunjuk Johan, DKI juga menunjuk Mohammad Adam Ali Buttho sebagai Direktur Usaha Dharma Jaya. Johan mengaku ditawari posisi dirut dari Ketua TGUPP Amin Subekti sebelum mengikuti serangkaian tes seleksi.

Namun tidak dijelaskan oleh pihak DKI berapa orang yang diseleksi dan apa kriteria dari sosok yang dicari termasuk kapan proses seleksi dilaksanakan.

Sedangkan Gubernur DKI Anies Baswedan meminta Johan untuk mampu menjawab kebutuhan dasar daging di DKI, "Kita berharap pimpinan Dharma Jaya bisa mengambil pengalaman dari yang sudah ada selama ini sehingga mereka bisa mencukupi kebutuhan di Jakarta dengan baik," ujar Anies.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon