Prancis Kalahkan Belanda, Giroud Menuai Pujian
Senin, 10 September 2018 | 08:19 WIB
Paris - Timnas Prancis membuktikan diri sebagai tim juara dunia. Menghadapi Belanda, Les Bleus sukses mengemas kemenangan 2-1 dalam pertandingan Nations League di Stade de France, Senin (10/9) dini hari WIB. Ini menjadi laga tidak mudah buat Prancis.
Belanda yang absen di Piala Dunia 2018 lalu, seakan ingin membuktikan eksistensinya. Namun Prancis yang tampil di kandang sendiri tidak ingin euforia sukses Piala Dunia ternoda.
Bintang dari kemenangan Prancis adalah Olivier Giroud. Pemain Chelsea yang belakangan dihujani kritikan karena minim kontribusi itu berhasil menjawab keraguan. Gol sepakan volinya di 15 menit sebelum laga berakhir menyambut umpan silang Benjamin Mendy memastikan kemenangan Prancis. Tuan rumah sebelumnya unggul terlebih dahulu melalui gol Kylian Mbappe di menit 14. Namun Belanda merespons lewat gol penyeimbang Ryan Babel di menit 67.
Hasil ini melanjutkan tren bagus Prancis yang mencatatkan kemenangan beruntun kelimanya atas Belanda.
"Kemenangan ini merupakan hal terpenting untuk pesta agar dapat menjadi benar-benar indah," kata pelatih Prancis Didier Deschamps kepada televisi M6 setelah pertandingan.
Secara khusus Deschamps memuji penampilan dan kontribusi Giroud. "Saya sangat senang untuk Olivier. Ini terjadi pada penyerang-penyerang di mana mereka memiliki masa-masa ketika mereka kurang efektif. Saya katakan sebelum Piala Dunia, Olivier sering dikritik dengan tidak adil. Kami tidak dapat memintanya melakukan apa yang dilakukan para penyerang lain, namun ia sangat penting untuk tim. Ketika ia tidak berada di sini kami menyadari nilainya," tuturnya.
Sementara itu Pelatih Belanda Ronald Koeman kecewa dengan kegagalan timnya mencegah gol kedua Prancis. Menurutnya, pertahanannya seharusnya mampu menghalau umpan silang umpan silang Benjamin Mendy.
"Umpan silang untuk penyerang, Anda harus bertahan terhadap hal itu. Ini tidak ada kaitannya dengan kualitas, ini semestinya tidak terjadi," kata Koeman.
"Kami bekerja keras dan bermain baik. Kami memperlihatkan bahwa jika kami benar-benar berusaha untuk bermain sepakbola, maka kami dapat bermain. Menurut saya, kami berada di jalur yang tepat, namun kami juga harus memperbaiki beberapa hal. Tim-tim seperti Prancis akan menghukum kesalahan-kesalahan kami tanpa belas kasih."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




