Jika Pangeran MBS di Pengadilan AS, Dia Akan Divonis dalam 30 Menit
Rabu, 5 Desember 2018 | 02:57 WIB
Washington - Para senator Amerika Serikat meyakini bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) telah memerintahkan pembunuhan kolomnis Washington Post, Jamal Khashoggi.
Hal itu mereka sampaikan setelah bertemu dan mendapat pengarahan tertutup oleh Direktur Badan Pusat Intelijen (CIA) Gina Haspel, Selasa (4/12) waktu setempat.
"Jika si putra mahkota berada di depan juri, dia akan divonis bersalah dalam 30 menit," kata Bob Corker, ketua komisi hubungan luar negeri Senat mewakili Partai Republik, saat ditemui wartawan usai briefing dengan Haspel itu.
Dia merujuk pada sistem persidangan pidana di Amerika yang memakai dewan juri.
Beberapa senator baik dari Partai Republik maupun Partai Demokrat hadir dalam pertemuan dengan Haspel, yang sebelumnya terbang ke Turki untuk mendengar rekaman suara pembunuhan pada 2 Oktober silam yang berhasil didapat oleh intelijen Turki.
Para senator itu tidak diizinkan mengungkap rincian yang telah disampaikan ke mereka, tetapi reaksi yang ditunjukkan semakin menegaskan berita yang beredar bahwa CIA telah mengumpulkan cukup bukti untuk menyatakan putra mahkota berada di balik pembunuhan itu.
Pemerintahan Presiden Donald Trump menyatakan tidak ada "bukti langsung" atas keterlibatan pangeran. Menteri Pertahanan James Mattis menegaskan dengan kalimat "tidak ada senapan berasap" (smoking gun).
Namun setelah keterangan dari Haspel, Senator Lindsey Graham mengatakan: "Memang tidak ada senapan berasap, yang ada adalah gergaji berasap."
Khashoggi diduga dimutilasi oleh para pembunuhnya di dalam gedung konsulat Saudi di Istanbul, bahkan ada spekulasi yang menyebutkan hal itu dilakukan ketika dia masih hidup.
Tim pembunuh dikabarkan membawa gergaji pemotong tulang untuk memutilasi dia.
Dalam beberapa hari ke depan, Senat AS dijadwalkan melakukan pemungutan suara untuk mengambil keputusan apakah bantuan militer kepada Arab Saudi akan diteruskan atau tidak dalam perang di Yaman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




