Gunakan Digital Marketing, PSI Apresiasi Sentra Produksi Tahu Naya Jaya di Tegal

Senin, 25 Februari 2019 | 20:52 WIB
YP
WM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WM
Pengurus dan Kader PSI bersama Pemilik Pabrik Tahu
Pengurus dan Kader PSI bersama Pemilik Pabrik Tahu "Nata Jaya" di Tegal, Jawa Tengah, Senin (25/2). (beritasatu.com/yustinus paat)

Tegal, Beritasatu.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi sentra produksi tahu yang bernama Nata Jaya di Tegal Jawa Tengah. Pasalnya, pabrik Nata Jaya yang merupakan produsen tahu aci asli Tegal telah menggunakan digital marketing dalam proses pemasarannya.

"Tahu Aci Nata Jaya merupakan salah satu contoh usaha lokal yang telah melakukan pemasaran secara digital sehingga pangsa pasar bisa meluar ke daerah Tegal," ujar Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka saat berkunjung ke Prabrik Nata Jaya, Tegal, Jawa Tengah, Senin (25/2).

Isyana menilai, pemasaran melalui digital lebih menguntungkan karena membuka ruang pasar yang luas. PSI, kata Isyana, mendorong usaha-usaha lokal lain untuk menfaatkan digital marketing dengan berbagai pelatihan sepertai yang dilakukan di acara Solidarity Tour. Hal ini bisa menodorong juga usaha-usaha lokal ke level nasional dan bahkan internasional.

"Sekarang itu adalah era digitalisasi, pemasaran bisa dilakukan secara digital. Pabrik tahu "Nata Jaya" ternyata sudah melakukannya, makanya pemasaran mereka sudah meluas sampai luar Tegal. Contohnya pernah ada pemesanan secara online sebanyak 1.200 tahu dari Jakarta. Ini harus jadi contoh bagi bisnis-bisnis lokal lain," jelas Isyana.

Selain sudah menggunakan digital marketing, kata Isyana, ternyata pabrik tahu Nata Jaya bisa merambah ke bisnis-bisnis lainnya dari hasil limbah pada dan cairan tahu sehingga bisa berdampak pada pemberdayaan masyarakat sekitar.

"Pabrik tahu ini bisa jadi pembelajaran bagi para pengusaha lokal di setiap daerah, bagaimana bisnis kecil tapi bisa memanfaatkan limbah tahu untuk dijadikan produk tepung contohnya. Sehingga masyarakat sekitar bisa membeli dengan murah kemudian menggunakan bahan dasar tepung itu untuk dijadikan produk lain. Dampaknya ekonomi masyarakat pun bisa ditingkatkan," tutur Isyana.

Titik henti PSI di kota Tegal merupakan pemberhentian kelina dalam Solidarity Tour setelah kota Semarang, Karanganyar, Wonosobo dan Purwokerto. PSI dijadwalkan akan mengunjungi satu kota lain yaitu, Kudus



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon