Komodo yang Diperdagangkan Diduga Berasal dari Flores
Rabu, 3 April 2019 | 11:17 WIB
Kupang, Beritasatu.com - Satwa komodo yang diperdagangkan dalam kasus yang diungkap Polda Jawa Timur diduga berasal dari Riung, Kabupaten Ngada, Flores. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Wayan Darmawa.
"Komodo berjenis lebih kecil dan warna agak cerah itu kemungkinan besar berasal dari Riung, Kabupaten Ngada," kata Wayan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (3/4/2019).
Kementerian Lingkungah Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengatkan satwa komodo (Varanus komodoensis) dalam kasus tersebut bukan berasal dari Taman Nasional Komodo, namun dari daratan Flores.
"LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) telah memeriksa komodo tersebut berdasarkan morfologinya dari bentung moncong, pola warna tubuh dan warna lidah komodo yang diyakini berasal dari daratan Flores," kata Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/4/2019).
Wayan mengatakan pihaknya telah mendapatkan informasi dari Polda Jawa Timur terkait ciri-ciri fisik komodo tersebut yang kemungkinan memiliki habitat aslinya di Kabupaten Ngada.
Sementara pihak LIPI juga sedang melakukan uji DNA untuk mengetahui kesesuaian genetika yang dapat mengidentifikasi asal-usul komodo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




