TKN Anggap Bambang Widjojanto Alami Amnesia Sejarah

Kamis, 30 Mei 2019 | 18:32 WIB
RW
WP
Penulis: Robertus Wardi | Editor: WBP
Bambang Widjojanto.
Bambang Widjojanto. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com -Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin menilai pengacara paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yaitu Bambang Widjojanto (BW) sedang mengalami amnesia sejarah. Hal itu terkait pernyataan Bambang bahwa Pemilu 2019 merupakan terburuk sepanjang Indonesia berdiri.

"Mungkin BW seperti rabun kenyataa,n gara-gara terlalu bersemangat membela pasangan Prabowo-Sandi. Akibatnya beropini tidak sesuai dengan akal sehat," kata Juru Bicara TKN Tb Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Tb Ace Hasan Syadzily menjelaskan‎ Pemilu 2019 didesain secara demokratis. Hal itu karena regulasi atau UU disusun DPR RI. Peraturan KPU dan Peraturan Bawaslu melibatkan semua partai politik termasuk parpol pendukung 02. "Semua proses dan tahapan pemilu didesain dilakukan secara demokratis, terbuka, adil dan jujur," tutur Tb Ace Hasan Syadzily yang juga politisi dari Partai Golkar ini.

Menurutnya,‎ dalam semua tahapan pemilu, mulai penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), pengambilan nomor urut partai politik dan pasangan capres melibatkan tim paslon 02. Dalam penentuan kampanye, debat capres, pencoblosan dan perhitungan suara serta rekapitulasi suara di berbagai tingkatan digelar secara terbuka dan melibatkan pihak 02.

"‎Janganlah gara-gara menjadi tim hukum pasangan Prabowo-Sandi, lalu menilai sesuatu menjadi tidak obyektif. Pak BW yang dahulu menjadi aktivis pro-demokrasi lupa dengan pemilu Orde Baru. Pemilu Orde Baru itu ya tidak ada pemilihan presiden langsung. Pak BW harus tahu itu," tutup Tb Ace Hasan Syadzily.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon