Illegal Drilling Kasus Paling Menonjol di Batanghari

Jumat, 28 Juni 2019 | 15:04 WIB
RS
JM
Penulis: Radesman Saragih | Editor: JEM
Ilustrasi tambang emas ilegal.
Ilustrasi tambang emas ilegal. ( ANTARA FOTO)

Jambi, Beritasatu.com - Pemberantasan illegal drilling (penambangan minyak bumi secara ilegal) di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, masih sulit dilakukan. Sulitnya pemberantasan illegal drilling tersebut tercermin dari masih tingginya kasus illegal drilling yang ditangani kepolisian di daerah itu hingga kini.

Wakil Kepala (Waka) Polres Batanghari, Komisaris Polisi H Sukamto di Batanghari, Kamis (27/6/2019) mengatakan, kasus illegal drilling termasuk kasus kriminal paling menonjol yang ditangani Polres Batanghari.

"Perkara yang paling banyak ditangani Polres Batanghari saat ini kasus illegal drilling. Tersangka kasus illegal drilling yang diproses secara hukum di Polres Batanghari mencapai puluhan orang. Sedangkan korban tewas akibat ledakan di lokasi illegal drilling mencapai dua orang,"katanya.

Dikatakan, secara umum kasus kriminal di Batanghari tahun 2019 ini masih relatif tinggi. Jumlah kasus kriminal di Batanghari Januari – Juni 2019 mencapai 251 kasus. Sedangkan tahun 2018, kasus kriminal sekitar 351 kasus. Tiga kasus paling menonjol di Batanghari, yakni illegal drilling, perbuatan tidak menyenangkan dan illegal logging (pembalakan liar).

Selain itu, lanjut H Sukamto, kasus kecalakaan lalu lintas (laka lantas) di Batanghari juga masih tetap tinggi. Selama enam bulan terakhir, kasus laka lantas di Batanghari sudah mencapai 43 kasus dengan korban meninggal dunia 16 orang, luka berat 39 orang dan luka ringan 33 orang. Tahun lalu, kasus laka lantas di Batanghari sebanyak 61 kasus dengan koran meninggal 27 orang, luka berat 35 orang dan luka ringan 43 orang.

"Kasus laka lantas di Batanghari banyak terjadi di jalan lintas Kota Jambi – Batanghari – Bungo . Sebagian besar laka lantas terjadi antara truk dengan pengguna kendaraan sepeda motor,"katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon