Usai Libur Lebaran, Thamin City Kembali Ramai

Selasa, 2 Juli 2019 | 18:57 WIB
H
B
Penulis: Heriyanto | Editor: B1
Rombongan wisatawan yang hendak berbelanja di pusat belanja Thamrin City, Jakarta Pusat.
Rombongan wisatawan yang hendak berbelanja di pusat belanja Thamrin City, Jakarta Pusat.

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah libur panjang hari raya Lebaran 2019, pusat belanja Thamrin City Jakarta kembali ramai dikunjungi untuk membeli kebutuhan seperti baju batik, fashion, dan busana muslim.

Menurut Mira, pemilik toko batik Solo Murni Asih di lantai 1 Thamrin City, keramaian berbelanja batik baik eceran dan grosir karena kawasan itu sudah dikenal luas sebagai pusat penjualan batik Nusantara.

"Bukan hanya masyarakat Indonesia saja yang mengenal Pusat Batik Nusantara ini, tetapi juga turis mancanegara," ujar Mira yang juga produsen batik.

Dikatakan, selama tujuh tahun berusaha dagang batik di Thamrin City, toko batiknya makin berkembang hingga mencapai tujuh toko dengan 10 karyawan. Padahal, saat baru buka tidak memiliki satupun karyawan.

"Kami mulai berdagang sejak 2012, awalnya hanya membuka lapak gratisan hasil kerja sama Thamrin City dengan Pemda Solo untuk mempromosikan Batik di Jakarta ini," katanya, dalam keterangan pekan lalu.

Keramaian di Thamrin City, kata dia, justru membuat investasi di kawasan ini sangat menjanjikan sehingga omzet pedagang meningkat. Selain itu, letak Thamrin City di pusat kota Jakarta sangat strategis untuk membangun usaha.

Dia menjelaskan, konsumen yang berbelanja usai Lebaran biasanya mencari baju batik untuk kegiatan resmi, kantor dan keluarga.
Ramainya pengunjung juga diakui Indah, pemilik toko Vayet di lantai dasar Thamrin City. Indah menjual baju batik etnik modern dan juga baju wanita untuk acara resmi dan kantor. "Pesanan dari beberapa kantor sudah mulai banyak, pelanggan dari daerah dan mancanegara juga sudah mulai berdatangan lagi," ungkapnya.

Menurut Indah yang kini memiliki dua toko ini, keramaian belanja di Thamrin City karena suasana belanja yang nyaman dan lokasinya strategis. Selain itu, koleksi jenis baju yang modern, etnik, dan nuansa muslim cukup banyak.

Selain libur Lebaran, aktivitas perdagangan di Thamrin City juga sempat sepi akibat kerusuhan yang terjadi pada Rabu (22/5). Hal itu berdampak selama beberapa hari karena masyarakat khawatir akan dampak dari aksi kerusuhan tersebut.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon