Sekjen PDIP dan Nasdem: KIK Masih Kompak
Jumat, 26 Juli 2019 | 16:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PDI Perjuangan dan Partai Nasdem mengklarifikasi adanya framing yang sedang berusaha dibangun di media massa bahwa seolah-olah ada perpecahan di internal parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK).
Klarifikasi disampaikan bersama oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Sekjen Nasdem Johnny G Plate kepada wartawan sebelum mengikuti pembubaran TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Jumat (26/7/2019).
"Kami ingin meluruskan saya bersama Johnny G Plate, di mana ada pihak yang mencoba melakukan framing seolah koalisi tidak kompak," kata Hasto.
Padahal, lanjutnya, seluruh anggota parpol koalisi membangun sistem pemerintahan yang baik dengan Jokowi-Ma'ruf yang nanti akan menentukan arah dari koalisi itu. Dengan demikian ketika upaya dialog dengan pimpinan parpol dilakukan, itu sebagai upaya untuk membangun kesepahaman untuk bangsa dan negara.
"Terkait koalisi di pemerintahan, Pak Jokowi yang memutuskan bersama ketua umum. Jadi kami kompak-kompak semua," kata Hasto.
Plate menambahkan saat ini orkestra politik didirigeni utamanya adalah Presiden Jokowi. Dan lagu yang dibawa adalah untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Semua usaha untuk memecah belah tokoh politik, parpol atau komponen bangsa itu tidak patriotik. Sekarang kita sedang membangun kerukunan kekuatan sebagai bangsa untuk mengatasi berbagai masalah di dalam negeri dan untuk bersama menghadapi persaingan antar bangsa," ujar Plate.
Sebelumnya, muncul wacana di media massa bahwa internal koalisi sedang terganggu. Tampak dari pertemuan di kantor Nasdem saat PDIP tak hadir. Di sisi lain, saat Megawati bertemu Prabowo, Ketum nasdem Surya Paloh bertemu Anies Baswedan. Oleh Surya, Anies bahkan dicandai sebagai capres 2024.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




