James Tangkudung: Gercin Indonesia Siap Go International

Jumat, 4 Oktober 2019 | 19:22 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Ormas Gerakan Rakyat Cinta Indonesia.
Ormas Gerakan Rakyat Cinta Indonesia. (dok)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Pakar Gerakan Rakyat Cinta (Gercin) Indonesia Prof James Tangkudung menegaskan, dalam waktu dekat ini akan memperkenalkan Gercin Indonesia ke dunia internasional. James menyatakan akan membawa Gercin Indonesia go international terutama ke Eropa, Jerman serta Amerika. Upaya go international ini dilakukan agar masyarakat dunia lebih mengetahui Indonesia.

"Gercin go international karena ada amanah dari Ketum DPN Gercin bahwa kalau bisa Gercin mengembangkan sayapnya," ujar James Tangkudung saat menghadiri saat menghadiri pelantikan DPD Gercin Indonesia Provinsi DKI Jakarta di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Atas amanah Ketum Dewan Pengurus Nasional Gercin, go internasional adalah Jerman. Seperti diketahui di Jerman terdapat banyak organisasi mahasiswa Indonesia. Organisasi bentukan mahasiswa Indonesia di Jerman beragam mulai dari soal agama hingga budaya. Sehingga diharapkan peran mahasiswa di Jerman tersebut dapat mengharumkan nama Gercin Indonesia.

"Saya juga mantan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia dan mahasiswa di Jerman," papar James.

Upaya go international ini dilakukan Gercin agar bisa mencegah pengaruh-pengaruh negatif terhadap Indonesia. Seperti isu Papua Merdeka yang dilakukan sejumlah oknum di Inggris. Oleh karena itu dengan kekuatan jaringan yang dimiliknya Gercin Indonesia siap menyuarakan suara-suara untuk membela Indonesia. Diantaranya yang akan dilakukannya adalah memperlihatkan prestasi-prestasi yang sudah dibuat oleh pemerintah untuk rakyat.

"Selain ke Jerman, Minggu depan saya juga ke ke Amerika. Insya Allah bulan depan saya akan coba merintis kerja sama dengan sebuah kota di Jerman misalnya Frankfrut agar bisa terjalin sister city," papar James yang pernah menimba ilmu di Jerman.

Sementara itu Ketua Umum DPN Gercin Indonesia, Hendrik Yance Udam menegaskan, pihaknya tidak mentolerir adanya oknum-oknum yang akan menggagalkan pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Tindakan penggagalan pelantikan Pesiden dan Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober 2019 adalah upaya inkonstitusional.

"Kami dengan tegas mendukung proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober mendatang," tegas Hendrik.

Hendrik menuturkan, dukungan atas pelantikan Jokowi - KH Maruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden maka pihaknya akan membagikan bunga mawar diajang Car Free Day (CFD) pada hari Minggu (20/10/2019). Pihaknya membagikan bunga mawar agar suasana pelantikan Presiden dan Wakil Presidem tetap berjalan damai dan lancar tanpa mengalami hambatan apapun.

Sementara jika memang ada oknum yang ingin menggagalkan pelantikan Jokowi dan KH Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presidem maka pihaknya menyerahkan kepada aparat hukum untuk menindaknya. Apalagi jika tindakan oknum tersebut telah melanggar konstitusi dan perundangan yang berlaku.

"Jokowi dan KH Maruf Amin terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden secara konstitusional. Jika ada pihak yang menggagalkan maka jelas melanggar konstitusi," tegasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon