Herbal Hanya untuk Pencegahan Kanker

Selasa, 8 Oktober 2019 | 18:12 WIB
IH
FH
Penulis: Indah Handayani | Editor: FER
Ilustrasi kanker.
Ilustrasi kanker. (Ist/Ist)

Bogor, Beritasatu.com - Mitos dan fakta mengenai kanker banyak berkembang di tengah masyarakat. Salah satunya mengenai herbal yang kerap dianggap menjadi terapi dalam pengobatan kanker.

Peneliti Kanker dan Konsultan Stemcell and Cancer Institute Kalgen Innolab, Ahmad R Utomo, menjelaskan, herbal kerap diangggap masyarakat menjadi terapi dalam pengobatan kanker. Namun, hal itu adalah mitos dan tidak tepat. Sebab, herbal hanya bagus untuk pencegahan atau mengurangi beban terjadinya mutasi akibat radikal bebas.

"Hal itu karena herbal mayoritas mengandung antioksidan," ungkap Ahmad di sela media workshop 'Patient Journey in Oncology Total Solution' oleh PT Kalbe Farma Tbk bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/10/2019).

Sedangkan untuk terapi kanker, Ahmad menambahkan, yang diperlukan bukan antioksidan. "Untuk membunuh sel kanker, dibutuhkan prooksidan," tambahnya.

Menurut Ahmad, analogi penggunaan herbal dalam kanker seperti kayu yang terbakar mengeluarkan asap. Penggunaan herbal sebagai antioksidan seperti hanya menghilangkan asapnya saja. Tapi, tidak menghilangkan api yang membakar kayu tersebut.

"Oleh karena itu, herbal hanya baik untuk pencegahan," tegasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon