Pelemparan Molotov di LBH Medan, Diduga Terkait Perkara
Senin, 21 Oktober 2019 | 11:54 WIB
Medan, Beritasatu.com - Aksi teror pelemparan bom molotov di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jalan Hindu Medan, Sumatera Utara (Sumut), diduga berkaitan perkara hukum yang sedang ditangani. Oleh karena itu, aparat kepolisian diminta dapat mengusut tuntas kasus di balik aksi teror tersebut.
"Banyak bantuan hukum dari perkara menyangkut hak azasi manusia yang sedang ditangani. Kita minta polisi dapat segera mengungkap dalang di balik aksi teror di Kantor LBH Medan, 19 Oktober 2019 kemarin," ujar Direktur LBH Medan, Ismail Lubis di Medan, Senin (21/10/2019).
Ismail mengungkapkan, sebelum aksi teror pelemparan molotov tersebut, pihak LBH Medan mengaku mendapatkan telepon gelap dari nomor tak dikenal. Bahkan, ada orang tak dikenal (OTK) yang menghubungi nomor HP dan kantor pihak LBH Medan dengan menggunakan nomor dari luar negeri.
"Aksi teror ini sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan. Polisi juga mengamankan closed circuit television (CCTV). Semoga kasus ini segeta terungkap, sehingga motif di balik kejadian dari pihak yang terlibat, bisa dituntaskan," katanya.
Wakil Direktur LBH Medan, Irvan Saputra menyampaikan, pihaknya menghormati proses penyelidikan polisi yang sedang berjalan, dan tidak ingin melampaui kewenangan penyelidikan polisi. "Kalau dibilang terkait kasus yang dipegang, kami menduga kemungkinan itu ada. Tapi kami tidak bisa menyampaikan itu secara langsung, karena harus menghormati hukum yang saat ini sedang berproses. Bagi kami, ini merupakan aksi teror yang mengganggu situasi kamtibmas di Medan," jelasnya.
Sementara itu, pejabat sementara Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto menyampaikan, pihaknya masih menyelidiki pelemparan molotov di Kantor LBH Medan. Dalam kasus ini, polisi mengorek keterangan sejumlah warga termasuk pihak dari LBH Medan. "Motif pelemparan molotov ini masih dalam penyelidikan. Kita juga masih memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Pelaku diduga lebih dari satu orang. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan. Cepat atau lambat, kasus ini akan terungkap," sebutnya.
Diketahui, pada Sabtu (19/10) dini hari lalu terjadi pelemparan bom molotov ke kantor LBH Medan. Bom molotov yang terbakar api ini tak sempat membakar gedung kantor tersebut. Kejadian yang menghebohkan ini membuat polisi turun ke lokasi. Waka Polda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, pejabat sementara (Pjs) Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto dan lainnya turun ke lapangan meninjau lokasi.
Dalam penyelidikan itu, polisi mengambil keterangan dari sejumlah warga di lokasi kejadian. Selain itu, polisi mengamankan CCTV.
"Diduga, ada pihak yang ingin mencari sensasi di tengah suasana kondusif di Kota Medan. Molotov itu dilempar ke bagian lantai dua," kata Eko.
Ia meminta masyarakat supaya tetap tenang menyusul kejadian itu. Polisi akan mengungkap kasus pelemparan molotov, di mana pelakunya diduga lebih dari satu orang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




