Sutarma Tewas Disengat Tawon Vespa dengan 50 Titik Luka di Bekasi
Selasa, 17 Desember 2019 | 19:27 WIB
Bekasi, Beritasatu.com - Sutarma (74) tewas mengenaskan usai disengat tawon Vespa affinis. Terdapat, 50 titik sengatan di sekujur tubuhnya.
Warga asal Kampung Kedung Bokor, RT 01/RW 08, Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, setelah mendapat perawatan di rumah sakit selama dua hari.
Menurut keterangan Komandan Regu Tim Evakuasi dan Penyelematan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho, kejadian bermula saat kakek Sutarma sedang berjalan mencari warung.
Setibanya di rumah Sukari (60), pemilik rumah sedang memusnahkan sarang tawon predator tersebut. Sukari menggunakan bambu merusak sarang tawon yang menempel di atap rumahnya, pada Rabu, (11/12/2019).
Akibatnya, ratusan tawon keluar menyerang orang terdekat dengan agresif.
"Kakek Sutarma sudah diingatkan jangan lewat situ, tapi mungkin tidak mendengar sampai akhirnya diserang tawon," ujar Adhi, Selasa (17/12/2019).
Usai tersengat ratusan tawon Vespa affinis, Sutarma masih bisa pulang ke rumah dan berendam di bak mandi.
"Ada 50 titik di tubuhnya yang tersengat tawon. Bagian badan dan tangan ada 30 titik sengatan dan selebihnya ada di kakinya," katanya.
Tak lama, kondisi kesehatan Sutarma juga menurun, hingga akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Anisa Cikarang.
Sutarma sempat dirawat selama dua hari, sebelumnya akhirnya meninggal dunia.
Sutarma masuk rumah sakit Rabu, 11 Desember dan dinyatakan meninggal pada Jumat, 13 Desember 2019.
"Menurut keterangan dokter, racun tawon telah merusak fungsi jantung," katanya.
Sebelumnya di lokasi yang sama, ada lima korban sengatan tawon Vespa affinis tersebut. Mereka adalah Anah (30) Narsah (30), Mila (15), Linda (18), dan Komarudin (46).
Kelima korban itu, tersengat dari satu tawon sehingga tidak luka parah.
"Kami meminta warga sebaiknya menghubungi pihak Damkar Kabupaten Bekasi agar bisa dilakukan pemusnahan sarang tawon," tuturnya.
Ini kasus pertama kali terjadi di Kabupaten Bekasi sampai meninggal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




